Harga Emas di Pegadaian Turun Semua, Ini Daftarnya per 14 Mei 2022

Oleh Arief Rahman Hakim pada 14 Mei 2022, 09:00 WIB
Diperbarui 14 Mei 2022, 09:00 WIB
Harga Beli Emas Antam Naik
Perbesar
Petugas memperlihatkan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian Kota Tangerang, Banten, Kamis (11/6/2020). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini naik Rp 12.000 menjadi Rp 893 ribu per gram dibanding sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Harga emas hari ini yang dijual PT Pegadaian (Persero) atau harga emas Pegadaian mayoritas naik.

Pegadaian menjual emas Antam, Emas Antam Batik, Emas Retro dan Emas UBS.

Melansir laman Pegadaian, Sabtu (14/5/2022), harga emas Antam ukuran 0,5 gram turun dari Rp 559.000 menjadi Rp 556.000. Sementara harga emas UBS turun di posisi Rp 512.000 ukuran setengah gram.

Pegadaian menjual emas dengan berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram.

Harga emas yang dijual oleh Pegadaian ini setiap harinya menyesuaikan dengan harga pasar emas dunia dan lokal.

Produk emas antam dan UBS selain ada di Pegadaian, juga tersedia di toko emas, butik masing-masing perusahaan. Dijual secara online maupun offline.

Berikut rangkuman harga emas Pegadaian:

Harga Emas Antam

- 0,5 gram = Rp 556.000

- 1 gram = Rp 1.008.000

- 2 gram = Rp 1.952.000

- 3 gram = Rp 2.901.000

- 5 gram = Rp 4.801.000

- 10 gram = Rp 9.543.000

- 25 gram = Rp 23.726.000

- 50 gram = Rp 47.369.000

- 100 gram = Rp 94.655.000

- 250 gram = Rp 236.361.000

- 500 gram = Rp 472.504.000

- 1000 gram = Rp 944.965.000

 

Harga Emas Retro

- 0,5 gram = Rp 509.000

- 1 gram = Rp 953.000

- 2 gram = Rp 1.885.000

- 3 gram = Rp 2.801.000

- 5 gram = Rp 4.654.000

- 10 gram = Rp 9.249.000

- 25 gram = Rp 22.991.000

- 50 gram = Rp 45.898.000

- 100 gram = Rp 91.713.000

- 250 gram = Rp 229.006.000

- 500 gram = Rp 457.792.000

- 1000 gram = Rp 915.543.000

 

Harga Emas Antam Batik

- 0,5 gram = Rp 629.000

- 1 gram = Rp 1.164.000

- 8 gram = Rp 8.802.000

 

Harga Emas UBS

- 0,5 gram = Rp 512.000

- 1 gram = Rp 960.000

- 2 gram = Rp 1.904.000

- 5 gram = Rp 4.704.000

- 10 gram = Rp 9.359.000

- 25 gram = Rp 23.349.000

- 50 gram = Rp 46.601.000

- 100 gram = Rp 93.164.000

- 250 gram = Rp 232.839.000

- 500 gram = Rp 465.131.000

- 1000 gram = Rp 929.255.000.


Harga Emas Anjlok Lebih dari 1 Persen Jelang Akhir Pekan

20151109-Ilustrasi-Logam-Mulia
Perbesar
Ilustrasi Logam Mulia (iStockphoto)

Harga emas turun lebih dari 1 persen pada hari Jumat dan bersiap untuk penurunan mingguan keempat berturut-turut. Penurunan ini karena pergerakan kuat dolar dengan suku bunga AS yang lebih agresif di cakrawala melemahkan selera untuk emas batangan.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (14/5/2022), harga emas di pasar spot turun 0,7 persen menjadi USD 1,808,89 per ounce pada 13:54 malam. EDT (1754 GMT), setelah mencapai level terendah sejak 4 Februari di USD 1.798,86. Ini telah menurun hampir 4 persen minggu ini.

Sementara harga emas berjangka AS turun 0,9 persen pada USD 1,808,20.

Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan pada hari Kamis bahwa pertempuran untuk mengendalikan inflasi akan "termasuk beberapa rasa sakit", karena dampak dari suku bunga yang lebih tinggi terasa.

"Harga emas sedang terbebani karena Fed telah berkomitmen untuk menaikkan suku bunga dengan cepat dan di samping itu, dolar sangat kuat," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

"Ke depan, angka inflasi adalah apa yang akan diawasi pasar dengan cermat," tambahnya.


Doalr AS Makin Perkasa

20151109-Ilustrasi-Logam-Mulia
Perbesar
Ilustrasi Logam Mulia (iStockphoto)

Indeks dolar AS ditetapkan untuk kenaikan mingguan keenam berturut-turut, melayang di dekat level tertinggi 20 tahun.

Meskipun dilihat sebagai lindung nilai inflasi, emas batangan tidak menghasilkan bunga dan sensitif terhadap kenaikan suku bunga jangka pendek AS dan imbal hasil obligasi.

"Rebound di pasar saham global di tengah berkurangnya penghindaran risiko di pasar untuk mengakhiri minggu perdagangan juga negatif untuk logam safe-haven," kata analis senior Kitco Jim Wycoff dalam sebuah catatan.

Pertumbuhan saham memimpin rebound di indeks utama Wall Street.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya