Gelar Pasar Murah di Lampung, Erick: Bukti BUMN Hadir di Tengah Masyarakat

Oleh Liputan6.com pada 10 Mei 2022, 18:30 WIB
Diperbarui 10 Mei 2022, 18:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir meninjau pasar murah di Provinsi Lampung bersama PTPN Group.
Perbesar
Menteri BUMN Erick Thohir meninjau pasar murah di Provinsi Lampung.

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar pasar murah untuk kedua kalinya di Provinsi Lampung bersama PTPN Group. Kegiatan pasar murah dipusatkan di halaman Gedung Pertemuan Komplek PTPN VII, Lampung, Selasa (10/5/2022).

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, operasi pasar murah yang diinisiasi Kementerian BUMN ini sudah digelar sejak awal ramadhan. Erick mengatakan, BUMN tak hanya berfungsi sebagai korporasi, melainkan juga menjadi penyeimbang dalam perekonomian Indonesia, termasuk bagi masyarakat yang membutuhkan harga terjangkau.

Hal itu dilakukan guna mendorong pemerataan dan keseimbangan pasar.

"Alhamdulillah, saya dengan Pak Gubernur dan PTPN ini mungkin sudah kedua kali, kita ingin membantu kebutuhan masyarakat untuk mendapat akses bahan pangan seperti hari ini minyak goreng (migor) dan gula yang harganya di bawah harga pasar," ujar Erick.

Dalam operasi pasar tersebut, ucap Erick, BUMN menyediakan minyak goreng dan bahan pokok dengan harga terjangkau. Rinciannya, 3 ribu liter minyak goreng Nusakita dengan harga Rp 19 ribu per liter, gula pasir Nusakita dengan harga Rp 11 ribu per kg dan 250 kg beras yang dijual dengan harga Rp 15 ribu untuk 2,5 kg.

Erick menyampaikan operasi pasar merupakan bentuk intervensi BUMN dalam menjaga keseimbangan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Tentu, ucap Erick, BUMN tidak bisa sendirian, melainkan membutuhkan peranan swasta. Pasalnya, lanjut Erick, produksi migor BUMN hanya empat persen dan sisanya berasal dari swasta. Sementara untuk gula, lanjut Erick, produksi BUMN relatif lebih besar mencapai 45 persen.

"Hari ini (operasi pasar) masih yang kemasan tapi yang kemasan saja bedanya sama harga pasar Rp 6 ribu, angka luar biasa. Kalau BUMN hanya kejar keuntungan kita tidak jualnya Rp 19 ribu tapi Rp 24.500. Untuk gula lebih murah Rp 2.500, kalau kejar keuntungan kita jualnya hanya lebih murah 500 perak," ucap Erick.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Bukti Sinergi dengan Pemda

Menteri BUMN Erick Thohir meninjau pasar murah di Provinsi Lampung bersama PTPN Group.
Perbesar
Menteri BUMN Erick Thohir meninjau pasar murah di Provinsi Lampung bersama PTPN Group.

Bagi Erick, operasi pasar menjadi bukti nyata sinergitas Kementerian BUMN dengan pemda yang selalu bersinergi melakukan intervensi saat pasar tidak seimbang. Menurut Erick, pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat tidak mendapat kebutuhan pangan secara maksimal.

"Kegiatan seperti ini sudah sering kita lakukan, contoh saat harga masker mahal, Rp 100 ribu, kita juga operasi pasar Rp 5 ribuan lewat Kimia Farma. Untuk bahan pangan seperti minyak goreng dan gula, kita menugaskan PTPN seimbangkan harga yang sekarang sedang naik," tutup Erick.

Operasi pasar dihadiri langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Wali kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Direktur Umum Holding Perkebunan Nusantara Doni P Gandamihardja, dan Direktur PTPN VII Ryanto Wisnuardhy beserta jajaran manajemen PTPN VII.


Usung Program UMKM Naik Kelas, Erick Thohir Banjir Doa dan Pujian

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Erick Thohir. (Liputan6.com/Fery Pradolo) 
Perbesar
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Erick Thohir. (Liputan6.com/Fery Pradolo) 

Menteri BUMN Erick Thohir terus mendorong program UMKM naik kelas, dengan memberikan sejumlah bantuan kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

Dalam unggahannya di akun Instagram @erickthohir, Sabtu (7/5/2022), Erick Thohir mengaku sangat lega bisa ikut membantu para pelaku UMKM agar usahanya lebih maju.

"Tiada yang lebih membahagiakan selain melihat orang sekeliling kita tumbuh dan berkembang. Hadiah ini adalah amanah untuk menjadi semangat bagi UMKM," tulis Erick Thohir.

"#UMKMNaikKelas meningkatkan roda perekonomian dan membuka kesempatan lapangan kerja baru. Semoga amanah ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya," harapnya.

Atas sumbangsih tersebut, Erick Thohir juga turut menerima berbagai doa dan pujian dari para kerabat UMKM penerima bantuan. Seperti diungkapkan salah seorang pria, yang merasa bantuan tersebut bisa mendongkrak sisi produksi, baik secara kualitas maupun jumlah.

"Saya ucapkan terimakasih kepada bapak Erick Thohir selaku Menteri BUMN dan Yayasan BUMN untuk program bantuan ini. Sangat amat bermanfaat bagi kami. Dari bantuan ini kita bisa meningkatkan produktivitas ke produk kita, baik kualitas maupun kuantitas," tuturnya.

Bantuan ini juga turut menjamah pelaku UMKM yang berkegiatan di pondok pesantren. Pihak penerima pun turut menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Erick Thohir atas donasi tersebut.

"Kami berterimakasih kepada bapak Erick selaku Menteri BUMN, yang mana beliau cukup memberikan perhatian kepada seluruh pesantren yang ada di Indonesia. Dan tentunya ini adalah suatu hal yang luar biasa untuk pengembangan perekonomian di pesantren," ucapnya.


Erick Thohir: Anak Muda Harus Jadi Penggerak Ekonomi

Menteri BUMN Erick Thohir. Dok Kementerian BUMN
Perbesar
Menteri BUMN Erick Thohir. Dok Kementerian BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir ingin anak muda berperan dalam pembangunan ekonomi nasional. Caranya dengan jadi penggerak ekonomi.

Menteri Erick menaruh perhatian khusus pada perkembangan teknologi digital yang begitu pesat. Sementara, anak muda punya peluang untuk memanfaatkan hal itu guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Generasi muda Indonesia harus siap menjadi elemen penggerak ekonomi Indonesia. Sehingga harus membekali diri dengan pendidikan dan skil yang dibutuhkan di era disrupsi digital," katanya mengutip Instagram @erickthohir, Rabu (6/4/2022).

Tak sekadar jadi generasi yang melekat dengan teknologi. Tapi, Erick ingin anak muda juga memiliki komitmen yang kuat.

"Tak cukup menjadi generasi digital-native. Generasi muda harus memiliki etos kerja yang baik, berkomitmen, dan memiliki jaringan luas," katanya.

Dengan adanya kesempatan ini, Erick pun menantang generasi muda untuk bisa membuka lapangan kerja. Lagi-lagi dengan memanfaatkan perkembangan digital.

"Saya juga menantang generasi muda untuk menciptakan lapangan kerja. Salah satunya lewat kewirausahaan digital," ujarnya. 

Infografis Gebrakan 30 Hari Menteri BUMN Erick Thohir
Perbesar
Infografis Gebrakan 30 Hari Menteri BUMN Erick Thohir
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya