Kadin Siap Kampanyekan Energi Hijau Sektor Transportasi pada Gelaran G20

Oleh Arief Rahman Hakim pada 23 Apr 2022, 21:00 WIB
Diperbarui 23 Apr 2022, 21:00 WIB
SPKLU ultra fast charging mampu mengisi penuh 2 mobil listrik dengan kapasitas di atas 80 kilo Watt (kW) secara bersamaan hanya dalam waktu singkat. (Dok PLN)
Perbesar
SPKLU ultra fast charging mampu mengisi penuh 2 mobil listrik dengan kapasitas di atas 80 kilo Watt (kW) secara bersamaan hanya dalam waktu singkat. (Dok PLN)

Liputan6.com, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang perhubungan bakal mengkampanyekan energi hijau di bidang transportasi. Itu dilakukan dalam Bloomberg New Economy Forum (BNEF) di New York.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan Denon Prawiraatmadja mengatakan, salah satu fokus dan tema dalam Presidensi G20 adalah transisi global menuju energi baru terbarukan, zero emissions dan digilisasi, paling lambat pada 2060.

Pemerintah Indonesia, memiliki komitmen kuat untuk mendukung pengembangan energi bersih, di antara di bidang transportasi. Dan ini nanti juga akan dijadikan program Kadin Bidang Perhubungan.

"Untuk mendukung teralisasikannya transisi global menuju energi baru terbarukan, zero emissions dan digilisasi kami dari Kadin Bidang Perhubungan siap melakukan kampanye dan mencari mitra dari negera-negara anggota G20 untuk mendukung percepatan transformasi semua kendaraan dari moda udara, darat dan laut beralih digital atau elektrik sehingga dapat mengurangi penggunaan energi fosil," kata Denon dalam keterangan resmi, Sabtu (23/4/2022).

Sementara, Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid menyampaikan ajakannya kepada dunia usaha di luar negeri untuk dapat berpartisipasi pada acara Business 20 (B20) di Bali. Dimana pada kegiatan tersebut ditunjuk Shinta Kamdani, yang juga Wakil Ketua Umum (WKU) Kadin Bidang Hubungan Internasional, sebagai penanggung jawab yang juga menyampaikan ajakan kepada dunia usaha untuk berinvestasi di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan dalam “Executive Roudtable: Investment Opportunities in the Year of Indonesia’s Presidency of G20-B20” yang diselenggarakan oleh Bloomberg New Economy Forum (BNEF) di New York, Amerika Serikat, belum lama ini.

"Salah satu fokus dalam Presidensi G20 adalah transisi global menuju energi baru dan terbarukan dan zero emissions, paling lambat pada 2060. Pemerintah Indonesia, katanya, memiliki komitmen kuat untuk mendukung pengembangan energi bersih. Bahkan pada 2025, Indonesia menargetkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan mencapai 23 persen pada pembangkit listrik,” katanya dalam pertemuan yang dihadiri para pengusaha global tersebut.

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Sukseskan G20

Logo G20. (Dokumentasi Kemlu RI)
Perbesar
Kadin Indonesia melakukan roadshow ke ke New York, Washington, D.C dan Kanada untuk menyukseskan acara G20.

Saat ini, Kadin Indonesia yang dipimpin oleh Ketua Umum yang diikuti oleh WKU Koordinator Bidang Investasi, WKU Bidang Hubungan Internasional, WKU Bidang Perhubungan, WKU Bidang Logistik, Ketua Kadin Papua, Ketua Kadin NTT, dan Kadin Sumatera Utara tengah melakukan roadshow ke ke New York, Washington, D.C dan Kanada.

Tujuannya untuk menyukseskan acara G20 yang akan digelar di Bali pada November mendatang. Dimana Kadin Indonesia sebagai yang ditunjuk oleh Pemerintah untuk mengkoordir pertemuan B20.

Denon yang menjadi salah satu delegasi menjelaskan bahwa roadshow ini rombongan juga menghadiri BloombergNEF (BNEF) Net Zero Summit, dimana Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan sebagai pembicara yang memperkenalman serta mempromosikan G20 dan B20.

"Disana rombongan juga bertemu dengan calon business support yang menjadi sponsor pada acara G20 mendatang dan kerja sama pada acara G20 di Bali mendatang," tutupnya.

 


Persiapan G20

PLN
Perbesar
PT PLN (Persero) berhasil mempercepat penyelesaian proyek penambahan kapasitas jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) di Bali.

PT PLN (Persero) berhasil mempercepat penyelesaian proyek penambahan kapasitas jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) di Bali. Keberadaan infrastruktur kelistrikan tersebut memperkuat keandalan sistem Bali dalam mendukung gelaran Presidensi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada November 2022.

PLN berhasil menyelesaikan line 2 dengan jalur Kapal - Tanah Lot - Antosari sepanjang 46,64 kilometer sirkit (kms) dalam waktu 17 hari, jauh lebih cepat dari yang direncanakan semula selama 33 hari. Sebelumnya, PLN telah menyelesaikan peningkatan kapasitas konduktor (rekonduktoring) pada line 1 akhir bulan lalu.

"Tak hanya untuk mendukung event G20, optimalisasi infrastruktur ini juga dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan," terang General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) Didik F. Dakhlan.

Penyelesaian line 2 Kemudian dilanjutkan dengan pemberian tegangan pada rekonduktoring pada 13 April 2022. Untuk pekerjaan rekonduktoring kedua line ini, lanjut Didik, PLN mengeluarkan anggaran sebesar Rp 47,4 miliar.

 


Tingkatkan Tegangan

PLN
Perbesar
PLN meningkatkan arus tegangan yang awalnya 2 x 645 Ampere menjadi 2 x 1.285 Ampere.

Dalam pekerjaan rekonduktoring ini, PLN meningkatkan arus tegangan yang awalnya 2 x 645 Ampere menjadi 2 x 1.285 Ampere. Sehingga beban yang dapat dipikul pada konduktor tersebut menjadi meningkat.

"Setiap personel yang melakukan pekerjaan telah memiliki sertifikat kompetensi khusus, sehingga pekerjaan berjalan sesuai prosedur," ungkapnya.

Selain meningkatkan optimalisasi jaringan, PLN juga akan meningkatkan pemeliharaan trafo, penggantian material tower dan pengurukan pertahanan tower agar distribusi listrik lebih andal.

"Diharapkan keandalan untuk sistem kelistrikan di Bali dan sekitarnya dapat terus terjaga dan terhindar dari gangguan baik internal maupun eksternal agar kontinuitas penyaluran listrik kepada pelanggan dapat berjalan optimal," ujar Didik.

Infografis Pro-Kontra Rencana Kehadiran Putin di KTT G20 Bali. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Pro-Kontra Rencana Kehadiran Putin di KTT G20 Bali. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya