Terbang Naik Garuda, Pekerja Migran Indonesia Dapat Harga Khusus

Oleh Arief Rahman Hakim pada 15 Mar 2022, 15:10 WIB
Diperbarui 15 Mar 2022, 15:10 WIB
Garuda Indonesia
Perbesar
Ilustrasi maskapai penerbangan Garuda Indonesia saat berhenti di apron Bandara Adi Soemarmo.(Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta Garuda Indonesia menggandeng Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dalam mengoptimalkan pelayanan penerbangan bagi pekerja migran indonesia. itu berupa pemberian harga khusus bagi pekerja migran, pegawai BP2MI dan keluarganya.

Sinergi strategis kedua instansi tersebut direpresentasikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman “Corporate Privilege” antara Garuda Indonesia dengan BP2MI yang dilaksanakan pada hari ini, Senin (14/3/2022) kemarin di Jakarta.

Atas perjanjian itu, Garuda Indonesia akan menjadi maskapai penerbangan resmi untuk mendukung kegiatan BP2MI. Khususnya memfasilitasi kebutuhan tiket perjalanan udara dengan harga khusus serta potongan harga pada berbagai rute internasional bagi Pekerja Migran Indonesia dan pegawai BP2MI beserta keluarga.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa sebagai maskapai pembawa bendera bangsa, Garuda Indonesia berkomitmen untuk senantiasa berperan aktif khususnya dalam mendukung mobilitas tenaga kerja Indonesia melalui aksesibilitas transportasi udara ke berbagai negara tujuan.

“Menjadi sebuah keniscayaan bagi kami untuk terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia dalam hal ini Pekerja migran nasional yang bekerja di negara mitra sekaligus mengantarkan kembali mereka ke Tanah Air.”, kata Irfan dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (15/3/2022).

Pada tahap awal, Garuda Indonesia akan memberikan harga khusus bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan menuju Seoul, Korea Selatan. Selain menawarkan harga khusus, melalui kerja sama tersebut Garuda Indonesia juga memberikan nilai tambah layanan penerbangan berupa optimalisasi layanan kargo dan charter Garuda Indonesia Group bagi Pekerja Migran Indonesia baik yang akan menjalankan tugas maupun yang akan kembali ke tanah air.

 “Kiranya sinergi antara Garuda Indonesia dengan BP2MI ini dapat mengoptimalkan kebutuhan layanan transportasi udara yang diberikan kepada Pekerja Migran Indonesia khususnya melalui  layanan penerbangan yang sehat, aman dan nyaman, yang tentunya juga didukung dengan penerapan protokol kesehatan yang konsisten di seluruh lini operasional kami,” papar Irfan.

Ia menyebut keberadaan Pekerja Migran Indonesia memiliki kontribusi yang  besar dalam meningkatkan perekonomian Indonesia. Sejalan dengan mulai dibukanya kembali akses masuk ke berbagai negara, kiranya kerja sama ini akan dapat mendukung mobilitas para pahlawan devisa negara sejalan dengan momentum percepatan pemulihan ekonomi nasional.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Bawa Nama Indonesia ke Dunia

Pesawat Airbus A330 Garuda Indonesia
Perbesar
Pesawat Airbus A330 Garuda Indonesia mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Blang Bintang, Provinsi Aceh pada 13 Juli 2021. (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)

Sementara itu, Kepala Badan BP2MI, Benny Ramdhani pada kesempatan tersebut menyambut baik sinergi kelembagaan antara BP2MI dengan Garuda Indonesia. Terlebih mengingat Garuda Indonesia sebagai national flag carrier memiliki misi yang sama yaitu membawa nama Indonesia ke dunia.

“Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang menyediakan jasa transportasi udara untuk penumpang, kargo dan pos pada rute penerbangan dalam negeri dan luar negeri, Garuda Indonesia diharapkan dapat memberikan layanan bagi Pekerja Migran Indonesia baik dari sisi pemberangkatan dan tidak menutup kemungkinan juga dari sisi kepulangannya,” papar Benny.

Benny juga menambahkan bahwa layanan tersebut merupakan manifestasi kehadiran Negara dalam memberikan pelayanan dan pelindungan paripurna bagi PMI sebelum, selama dan setelah bekerja melalui sinergi kelembagaan sebagaimana tercantum dalam program prioritas BP2MI. Setelah adanya pandemi sekalipun, Korea Selatan dan Jepang masih mampu menarik minat sejumlah pekerja untuk bekerja di Negara mereka. Tentu ini menjadi sebuah peluang kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya