China Minat Investasi Budidaya Ikan di Indonesia

Oleh Liputan6.com pada 20 Jan 2022, 14:00 WIB
Diperbarui 20 Jan 2022, 14:00 WIB
KKP Dorong Ekspor Hasil Tangkap Ikan Nelayan Tradisional
Perbesar
Nelayan menurunkan ikan hasil tangkapan laut di Muara Baru, Jakarta, Kamis (29/3). Untuk mendorong ekspor komoditas perikanan KKP akan memberikan bantuan alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupaya menggenjot investasi sektor perikanan di Indonesia. Tahun lalu, KKP mencatat investasi berbagai bidang perikanan banyak dilirik oleh investor mulai dari budidaya hingga penangkapan.

Direktur Usaha dan Investasi Ditjen PDSPKP KKP, Catur Sarwanto memprediksi, tahun ini sejumlah investasi juga akan masuk ke Indonesia. Negara yang sudah menyatakan minatnya adalah China.

"Ada yang beberapa menyatakan tertarik seperti dari China dan ini harus kita tangkap (momentumnya)," kata Catur dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (20/1).

Catur melanjutkan, 2021 negara yang paling banyak menyatakan minat berinvestasi di sektor perikanan dan kelautan adalah Singapura. Singapura menanamkan modal untuk sektor budidaya dan penangkapan.

"Investor 2021 ada khususnya budidaya dan penangkapan serta pengolahan punya daya tarik sendiri. Tahun lalu Singapura berminat," katanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Peningkatan Investasi

Semester I 2018, Ekspor Perikanan Alami Peningkatan
Perbesar
Nelayan memindahkan ikan laut hasil tangkapan di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta, Kamis (26/10). Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), ekspor perikanan naik 7,21 persen dibanding periode yang sama tahun 2017. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dalam rangka mendorong peningkatan investasi, KKP akan menginformasikan regulasi baru kepada para investor, baik investor dalam negeri maupun investor asing. Sosialisasi akan dilaksanakan pada Maret 2022 mendatang.

"Kita akan adakan wadah forum yang menjadi awal, memberikan informasi dan ruang bagi investor menanyakan lebih lanjut terkait hal itu (investasi)," tandas Catur.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya