Erick Thohir Minta Generasi Muda Jangan Konsumtif

Oleh Liputan6.com pada 19 Jan 2022, 20:25 WIB
Diperbarui 19 Jan 2022, 20:38 WIB
Erick Thohir Bahas Jiwasraya
Perbesar
Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan paparan dalam rapat dengan Panitia Kerja (Panja) DPR RI untuk skandal di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (29/1/2020). Erick Thohir diundang untuk membahas penyelesaian sengkarut Jiwasraya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Sultan Gustaf Al Ghozali alis Ghozali Everyday berhasil meraup uang miliaran rupiah setelah karya selfienya di jual di Non Fungible Token (NFT). Menteri BUMN Erick Thohir melihat teknologi NFT bisa mendorong generasi muda Indonesia menjadi kreator.

"Karena itu kita mendorong generasi muda Indonesia dengan jumlah populasi yang sangat besar berpotensi untuk menjadi kreator," ujar Erick Thohir di Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Saat ini metaverse berkembang dan menjadi tren, dengan membangun sebuah dunia baru tetapi sistem keuangannya terdesentralisasi.

Contohnya, ketika dulu seorang pelukis menghasilkan karyanya lalu ditransaksikan dari pembeli A ke pembeli B, maka pelukisnya tidak mendapatkan apapun dari transaksi tersebut.

Namun karena sekarang ini ada otentifikasi maka lukisan itu ketika diperdagangkan dan ada teknologi yang namanya cryptocurrency serta sistem blockchain, maka untuk setiap transaksi yang terjadi pelukisnya mendapatkan komisi 10 persen.

"Maka dari itu kita mendorong generasi muda jangan menjadi generasi yang konsumtif, namun menjadi generasi yang produktif," pungkasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Ghozali Everyday Ungkap Alasan Jual 933 NFT Foto Selfie

Akun Ghozali Everyday di OpenSea. Dok: opensea.io
Perbesar
Akun Ghozali Everyday di OpenSea. Dok: opensea.io

Nama Ghozali Everyday hingga saat ini masih menjadi perbincangat hangat di media sosial. Mahasiswa animasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro, Semarang, itu ramai dibicarakan setelah foto selfie-nya dalam bentuk NFT (non-fungible token) terjual hingga belasan miliar.

Dalam perbincangan dengan SerMorpheus melalui IG Live, Jumat (14/1/2022), Ghozali Everyday mengungkapkan keputusannya menjual 933 foto selfie dalam bentuk NFT hanya karena ingin menawarkan sesuatu yang berbeda.

"NFT kebanyakan berbentuk ilustrasi, 3D art, editan Photoshop. Memang ada yang berupa foto, tapi umumnya pemandangan,” ujar pria bernama lengkap Sultan Gustaf Al Ghozali ini, dikutip dari IG Live SerMorpheus bersama Ghozali.

Dalam kesempatan ini Ghozali Everyday juga menuturkan bahwa dukungan dari komunitas kolektor NFT Indonesia menjadi faktor utama yang menyebabkan karyanya terjual laris manis.

"(Di kanal) Discord NFT Indonesia banyak dukungan. Banyak yang ngomongin, terus pada sepakat beli satu-satu untuk bantu saya," ungkap Ghozali.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya