Seleksi PPPK dan CPNS 2022 Kemungkinan Dimulai Tengah Tahun

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 11 Jan 2022, 13:20 WIB
Diperbarui 11 Jan 2022, 13:20 WIB
Melihat Tes SKD CPNS di Jakarta
Perbesar
CPNS saat mengikuti SKD di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Senin (27/1/2020). Tes SKD CPNS Tahun Anggaran 2019 diselenggarakan mulai 27 Januari hingga 28 Februari 2020 dengan jumlah peserta memenuhi syarat (MS) untuk mengikuti SKD sebanyak 3.364.868 orang. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Proses seleksi calon aparatur sipil negara atau CASN 2022 untuk PPPK atau CPNS belum akan dibuka dalam waktu dekat ini. Sebab, proses seleksi PPPK Guru Tahun Formasi 2021 masih berjalan.

Plt Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) Mohammad Averrouce mengatakan, pemerintah dalam hal ini Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih berfokus pada seleksi tahun lalu.

"Saya kan sampaikan juga sebelumnya, bahwa ini masih proses. Jadi kita nanti masih konsolidasi terkait pengadaan di 2021. CASN juga masih berproses pengumuman-pengumuman," ujar dia kepada Liputan6.com, Selasa (11/1/2022).

Meski Menteri PANRB Tjahjo Kumolo sudah mengeluarkan surat edaran soal perekrutan CASN 2022 yang akan berfokus pada PPPK, namun Averrouce belum bisa memastikan lebih lanjut. Termasuk peluang seleksi CPNS kembali diadakan tahun ini.

"Nanti kita informasikan di last update lah, apakah nanti ada CPNS dan PPPK enggak, nanti kita musti lihat dulu," ungkapnya.

Bila pengadaan CPNS dan PPPK kembali dibuka 2022 ini, Averrouce mengatakan, jadwal pelaksanaan seleksinya pun biasa diumumkan pada pertengahan tahun. Seperti jadwal seleksi CPNS 2021 yang dirilis Juni tahun lalu.

"Kalau ini nanti kita lihat lagi kebutuhannya seperti apa, kita musti verifikasi lagi dari kementerian/lembaga. Tentunya proses pengadaan ini kita lihat, kita evaluasi, bagaimana kemudian memenuhi formasi sebelumnya yang disampaikan di 2021," tuturnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Surat Palsu Pengangkatan Guru Honorer Kembali Beredar

Melihat Peserta Ikuti SKD CPNS 2021 di Banda Aceh
Perbesar
Peserta melakukan registrasi sebelum mengikuti tes di Banda Aceh (14/9/2021). Tes SKD menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (AFP/Chaideer Mahyuddin)

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peredaran surat palsu yang berisi pengangkatan tenaga guru honorer berumur lebih dari 35 tahun.

Surat yang mencatut nama Menteri PANRB Tjahjo Kumolo ini mencari guru honorer untuk mengisi kekosongan kuota dari tahap seleksi CPNS 2021.

Plt Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mohammad Averrouce menjelaskan, Kementerian PANRB tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. "Sudah dipastikan surat tersebut palsu," tegasnya di Jakarta, Minggu (9/1/2022).

Dalam surat yang beredar terdapat kop dan nomor surat menyerupai surat asli yang dikeluarkan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. Surat palsu itu ditujukan untuk Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah.

Surat tersebut bernomor B/1552/5.5M.01.00/2022 dan tertulis ditandatangani Menteri PANRB pada 3 Januari 2022 dengan perihal pengangkatan guru honorer kebutuhan ASN tahun 2022.

Kementerian PANRB telah beberapa kali menemukan surat palsu serupa dengan kasus yang sama yakni pengangkatan tenaga honorer. Surat palsu kali ini tertulis bahwa masih ada kuota kosong pada seleksi CASN tahun 2021 yang harus dipenuhi.

Dengan adanya kekosongan ini, seolah Menteri PANRB memberikan kesempatan kepada bagi tenaga guru yang berumur lebih dari 35 tahun untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Tertulis juga, rekomendasi pengangkatan ini ditindaklanjuti oleh BKN Pusat. Dalam surat tersebut juga tercantum untuk melakukan konfirmasi ke Bagian Pengadaan dan Kepangkatan PNS BKN Pusat atas nama Drs Satya Pratama, S Sos dengan nomor Whatsapp 0823-37805109.

Terdapat waktu dan tempat yang tertulis dalam surat tersebut yakni Selasa, 03 Januari 2022 pukul 09.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Komisi X DPR Senayan Jakarta untuk pengangkatan tenaga honorer umur 35 tahun ke atas.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya