Tambah Kompetensi, Belasan Pekerja Berau Coal Ikuti Diklat Uji Kompetensi POM

Oleh Liputan6.com pada 04 Des 2021, 22:34 WIB
Diperbarui 04 Des 2021, 22:34 WIB
PPSDM Geominerba dan PT Berau Coal terus menjalin kerja sama dengan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan.
Perbesar
PPSDM Geominerba dan PT Berau Coal terus menjalin kerja sama dengan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan.

Liputan6.com, Jakarta PPSDM Geominerba dan PT Berau Coal terus menjalin kerja sama menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan demi meningkatkan kompetensi pekerja pertambangan.

Kali ini kerjasama dilakukan melalui Diklat Pemenuhan dan Uji Kompetensi bagi Pengawas Operasional Madya (POM) pada Pertambangan.

Tujuan diklat agar tetap bisa mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya di sektor Geominerba.

Diklat tercatat diikuti 18 peserta yang merupakan pegawai PT Berau Coal. Digelar selama lima hari sejak 29 November – 3 Desember 2021 secara online.

Diklat Pemenuhan dan Uji Kompetensi bagi Pengawas Operasional Madya (POM) pada Pertambangan diselenggarakan dalam rangka membekali para pengawas lapangan pada industri pertambangan untuk lebih memahami dan mendalami perannya sebagai middle management yang membawahi lower management atau frontline supervisor dan bertanggung jawab dalam pengelolaan K3 pertambangan di perusahaannya.

Koordinator Penyelenggara dan Sarana Prasarana Pengembangan SDM, Ade Hidayat berkesempatan membuka diklat, secara online pada Senin (29/11/2021).

Ade Hidayat dalam sambutannya menyampaikan, persyaratan yang harus dipenuhi seseorang untuk dapat diangkat sebagai Pengawas Operasional Madya.

Syaratnya adalah memiliki Sertifikat Kelulusan Uji Kompetensi Pengawas Operasional Madya, sebagai tanda/pengakuan terhadap tingkat pengetahuan, wawasan dan kemampuan untuk menjabat profesi pengawas operasional Madya.

Turut hadir Wakil Kepala Teknik Tambang PT Berau Coal, Suhartono. Dia mengingatkan jika bukan hanya sekedar selembar sertifikat, tetapi yang paling utama tujuan diklat adalah agar para peserta memiliki kompetensi dan dapat mengimplementasikannya di lapangan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya