Tujuan Puluhan Pegawai dan Mitra Insani Bara Perkasa Ikuti Diklat Implementasi SMKP

Oleh Liputan6.com pada 04 Des 2021, 22:25 WIB
Diperbarui 04 Des 2021, 22:26 WIB
PT Insani Bara Perkasa dan PPSDM Geominerba gelar diklat implementasi SMKP (Foto: Istimewa)
Perbesar
PT Insani Bara Perkasa dan PPSDM Geominerba gelar diklat implementasi SMKP (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 26 pegawai dan mitra kerja PT Insani Bara Perkasa mengikuti pendidikan dan pelatihan Implementasi SMKP. Diklat bekerjasama dengan PPSDM Geominerba.

Diklat digelar demi menyiapkan SDM yang mampu melaksanakan penerapan, penilaian, dan pelaporan sistem manajemen keselamatan pertambangan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Diklat berlangsung selama 6 hari mulai 29 November sampai 4 Desember 2021 secara online. Diklat dibuka langsung Kepala Inspektur Tambangan, Lana Saria melalui video conference, Senin (29/11/2021).

Selaku KAIT, Lana Saria memastikan dukungan penuh PPSDM Geominerba dalam penyelenggaraan Diklat Implementasi SMKP ini.

Di mana, setelah mengikuti diklat para peserta akan mencapai tujuan yang diharapkan manajemen sehingga dapat memperoleh interpretasi yang tepat sesuai dengan regulasi yang diterbitkan pemerintah sesuai dengan pengetahuan yang terkait dengan SMKP.

Kemudian nantinya peserta memiliki keterampilan untuk penerapan sistem manajemen keselamatan pertambangan.

“Selain itu, para peserta juga dapat berkontribusi dalam peningkatan kinerja pengelolaan keselamatan pertambangan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing peserta di PT Insani Bara Perkasa. Sehingga bagi peserta yang telah lulus mengikuti Diklat Implementasi SMKP dapat melanjutkan untuk mengikuti Diklat Audit SMKP,” lanjut dia.

Turut hadir KTT PT Insani Bara Perkasa, Agus Wiramsya Oscar. Dia mengakui jika tidak mudah untuk dapat menyelenggarakan inhouse training Implementasi SMKP.

Sebagai perusahaan pertambangan dikatakan jika dirinya tahu betul kewajiban untuk menerapkan, melakukan, dan melaporkan audit internal SMKP. Sebab itu pihaknya merasa perlu melakukan pendidikan dan pelatihan implementasi SMKP.  "Kami selalu mengedepankan akhlak, mentalitas, dan integritas,” jelas Agus.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya