Pupuk Kaltim Bawa Investasi Jumbo Rp 28,5 Triliun ke Fakfak, Bangun Apa?

Oleh Maulandy Rizki Bayu Kencana pada 30 Sep 2021, 09:45 WIB
Diperbarui 30 Sep 2021, 09:48 WIB
Pabrik Pupuk Kaltim
Perbesar
Pabrik Pupuk Kaltim

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan kabar, terkait rencana masuknya investasi dari PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) ke Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Menurutnya, dengan masuknya investasi tersebut akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Fakfak.

"Ibarat main kereta, ada lokomotif dan gerbong. Kita dorong lokomotifnya itu pupuk, baru nanti investasi lain masuk. Tidak ada negara apapun di dunia ini yang maju tanpa investasi. Jangan investasi ecek-ecek, tapi investasi yang besar," ujar Bahlil dalam keterangan tertulis, Kamis (30/9/2021).

Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan, investasi Pupuk Kaltim ini akan berlokasi di Fakfak Timur. Lokasi tersebut dipilih atas dasar pemerataan pembangunan daerah, sehingga nantinya akan ada pembangunan kota baru di Fakfak Timur.

"Seperti yang diketahui, bahwa saat ini sedang berlangsung pembangunan Bandara Siboru di Fakfak Barat beserta infrastruktur pendukung lainnya," kata Bahlil.

Bahlil berharap agar pemerintah daerah dapat membantu dalam proses penyelesaian lahan, serta urusan adat dan ulayat dapat disinkronisasikan. Selain itu, juga perlu sinergitas antara kebutuhan lapangan pekerjaan di pabrik dengan jurusan sekolah yang akan dibangun.

"Harus didukung oleh masyarakat. Kalau clear, 2022 bisa masuk perencanaan, pematangan, dan perizinannya. Kita bikin lebih cepat lebih baik. Izin-izin akan dipercepat, diurus oleh Kementerian Investasi. Jika izinnya cepat, urusan lahan juga bisa cepat, tidak menutup kemungkinan 2022 bisa berjalan," terang Bahlil.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Serap Tenaga Kerja

Pupuk Kaltim. (istimewa)
Perbesar
Pupuk Kaltim. (istimewa)

Bahlil memperkirakan investasi Pupuk Kaltim ini bernilai USD 2 miliar atau setara Rp 28,5 triliun (kurs Rp 14.292 per dolar AS) dengan penyerapan lapangan kerja selama masa konstruksi sekitar 10 ribu orang, dan masa produksi dapat menyerap 3.000-5.000 tenaga kerja.

"Namun belum dihitung pasti. Riilnya akan dihitung oleh Pupuk Kaltim," ucap Bahlil.

Direktur Operasi & Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta menjelaskan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk penyiapan lahan serta dokumen EPC (Engineering, Procurement and Construction) untuk pembangunan pabrik tersebut.

"Penyiapan lahan memang sekarang masih sekitar 1 tahun. Jika bisa dipercepat, lebih bagus lagi. Tapi untuk pembangunannya sendiri, kita butuh penyiapan lahan, kira-kira 3,5-4 tahun untuk bisa beroperasi," tutur Hanggara.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya