Menhub Pastikan Kesiapan Transportasi di PON XX Papua

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 25 Sep 2021, 21:15 WIB
Diperbarui 25 Sep 2021, 21:15 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Sabtu (25/9) meninjau sejumlah sarana dan prasarana infrastruktur transportasi di Jayapura dan Merauke
Perbesar
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Sabtu (25/9) meninjau sejumlah sarana dan prasarana infrastruktur transportasi di Jayapura dan Merauke

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau sejumlah sarana dan prasarana infrastruktur transportasi di Jayapura dan Merauke, yang disiapkan untuk melancarkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Papua, pada Sabtu (25/9/2021) 

Dilakukannya tinjauan itu untuk memastikan sarana dan prasarana tersebut telah siap melayani mobilitas para atlet dan tim official yang berlaga.

"Kami banyak membangun infrastruktur transportasi di Papua untuk mendukung kegiatan PON dan Perpanas. Dan kami pastikan ini semua telah berjalan dengan baik," ujar Menhub Budi, dikutip dari rilis pers Kementerian Perhubungan RI, Sabtu (25/9/2021).

Menhub menjelaskan, Kemenhub bersama dengan stakeholders terkait di sektor transportasi telah menyiapkan sejumlah infrastruktur baik sarana maupun prasarana transportasi di moda transportasi darat, laut dan udara.

Kemenhub membeberkan bahwa, di sektor darat, pihaknya telah mengirimkan sebanyak 428 unit bus ke tiga titik penyelenggaraan PON yaitu di Jayapura, Timika dan Merauke.

Tak hanya itu, Kemenhub juga menyiapkan 515 awak bus, dimana 261 orang diantaranya merupakan pengemudi yang direkrut dari penduduk Provinsi Papua, sebagai wujud pemberdayaan masyarakat asli Provinsi Papua dan bisa membuka lapangan pekerjaan.

Selama PON berlangsung, bus tersebut beroperasi dari pukul 06.00 - 22.00 WIT yang diperuntukan bagi mobilitas atlet dan official. Selain itu juga untuk menjemput kontingen dari Bandara Sentani.

Untuk mendukung penyelenggaraan Peparnas XVI di Papua yang diselenggarakan sesudah PON XX Papua, sebanyak 160 unit bus bantuan tersebut akan dimodifikasi dengan membuat ramp on/off dengan kemiringan yang sesuai, untuk digunakan para atlet Peparnas yang menggunakan kursi roda.

Adapun sejumlah infrastruktur yang dibagun Kemenhub, yaitu: dermaga dan 2 (dua) unit bus air yang akan dioperasikan di Danau Sentani, pengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan, pembangunan Terminal Tipe A Entrop Kota Jayapura, dan pembangunan Area Traffic Control System (ATCS) di Kota Jayapura.

Kemudian di sektor laut, 5 kapal Pelni telah disiapkan untuk mengangkut kebutuhan penyelenggaraan PON (tiang, spanduk, kendaraan, perahu kayak, dan lain sebagainya). Kelima kapal tersebut yaitu: KM Labobar, KM Gunung Dempo, KM Ciremai, KM Dobonsolo, dan KM Sinabung, terang Kemenhub.

Di sektor udara, Kemenhub juga telah menyiapkan 4 bandara yaitu: Bandara Sentani di Jayapura, Bandara Mozes Kilangin di Timika, Bandara Domine Eduard di Sorong, dan Bandara Mopah di Merauke.

 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Harapan Menhub

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengecek pergerakan angkutan logistik/kargo di terminal kargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Jumat 16 Juli 2021.
Perbesar
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengecek pergerakan angkutan logistik/kargo di terminal kargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Jumat 16 Juli 2021.

Dalam kesempatan itu, Menhub juga menyampaikan,“Saya pesan kepada pak Bupati agar fasilitas tersebut bisa dijaga dengan baik. Fasilitas transportasi yang sudah ada ini nantinya bisa bermanfaat untuk mendukung sektor pariwisata di Papua dan sekitarnya".

Menhub pun meninjau sejumlah titik di Jayapura, mulai dari bus-bus bantuan yang telah dikirim, lalu ke dermaga Pelabuhan Jayapura, meninjau Kapal Pelni KM Tidar yang sejak 12 Agustus 2021 digunakan sebagai kapal isolasi terpusat terapung di Pelabuhan Jayapura.

Menhub juga meninjau Stadion Hamadi, Papua Trade Center Entrop (PTC) dan Dermaga Ponton.

Selain melakukan peninjuan, Menhub juga menyempatkan diri bermain sepak bola bersama Tim Sepakbola Persipura di Jayapura - memberikan dukungan dalam laga PON XX.

"Kami berharap dukungan fasilitas ini dapat memberikan pelayanan yang baik bagi para atlet dan tim official serta mendukung kelancaran penyelenggaraan PON secara umum. Setelah PON berakhir, dalam konteks investasi, tentunya fasilitas yang diberikan ini dapat memberikan nilai tambah, yaitu meningkatkan kualitas pelayanan sarana dan prasarana transportasi di Papua dan sekitarnya," tutur Menhub.

Selain itu, Menhub juga berpesan agar aplikasi Peduli Lindungi sudah bisa diimplementasikan di Jayapura, dan memastikan semua yang datang sudah melakukan vaksin dan mengambil tes PCR.

Menhub yakin Papua dapat melaksanakan kegiatan PON XX dengan baik, kata Kementerian Perhubungan RI.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, atas dukungan nyata dari Kemenhub dalam penyediaan sarana dan prasarana transportasi.

Bupati Mathius menyampaikan bahwa Ia mengapresiasi Kemenhub yang telah merespon cepat dan membantu Pemerintah Daerah dalam mendukung suksesnya pelaksanaan PON XX.

Sebagai informasi, setelah pelaksanaan PON dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) di Papua, sebagian bus tersebut akan dimanfaatkan untuk melayani angkutan perintis, perkotaan, yang pengelolaannya diserahkan ke DAMRI.

Kemudian sejumlah fasilitas lainnya seperti bus air, terminal tipe A dan ATCS dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan transportasi di Papua dan sekitarnya.

Selain di Jayapura, adapun peninjauan oleh Menhub bersama Bupati Merauke Romanus Mbaraka di sejumlah fasilitas pendukung PON Papua di Merauke diantaranya: Bandara Mopah Merauke, Stadion Katalpal Merauke dan Pelabuhan Dermaga Merauke.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi dan Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto juga turut hadir mendampingi Menhub dalam peninjauan tersebut.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya