Erick Thohir Apresisasi Kerjasama Pertamina dan ExxonMobil

Oleh Arief Rahman Hakim pada 23 Sep 2021, 19:30 WIB
Diperbarui 23 Sep 2021, 19:30 WIB
Penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Pertamina dengan ExxonMobil
Perbesar
Penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Pertamina dengan ExxonMobil (dok: KBUMN)

Liputan6.com, Jakarta Menteri BUMN Erick Thohir menyambut baik kerja sama yang dilakukan PT Pertamina dan ExxonMobil sebagai upaya dekarbonisasi di Tanah Air. Ia mengatakan dalam mencapai hal tersebut, negara tak bisa melakukannya sendiri.

Dengan disambut baiknya langkah tersebut, Menteri Erick menyebut itu perlu dukungan dari berbagai pihak terkait.

“Saya menyambut baik penguatan kerjasama Pertamina dengan ExxonMobil Indonesia ini, juga dukungan yang diberikan Ibu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Ini adalah langkah nyata dan kolaboratif untuk menjawab tantangan transisi energi yang sudah memasuki fase akselerasi dekarbonisasi menuju net-zero. Ini tidak bisa dilakukan sendiri, perlu dukungan dan kerjasama dengan berbagai pihak," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (23/9/2021).

Diketahui, BUMN migas PT Pertamina (Persero) tancap gas dalam mengembangkan bisnis di sektor hulu hingga hilir demi memenuhi kebutuhan energi nasional danmengantisipasi transisi energi menuju net zero melalui kesepakatan kerjasama dengan ExxonMobil Indonesia.

Dalam kesepakatan ini, kedua perusahaan memberikan dukungan kepada afiliasi bisnis untuk melakukan sinergi dan kolaborasi yang saling menguntungkan. Beberapa potensi kerjasama skala global multi-tahun telah teridentifikasi.

Potensi tersebut antara lain pengembangan riset dan teknologi migas di sektor hulu dan hilir, termasuk melakukan kajian dalam pengembangan dan penerapan teknologi rendah karbon, juga kerjasama lain untuk meningkatkan value perusahaan masing-masing di berbagai mata rantai bisnis hilir migas.

Potensi pengembangan kolaborasi lainnya antara lain pengembangan Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) untuk menekan emisi karbon dan sebagai bagian dari upaya Enhance Oil and Gas Recovery di sumur-sumur Pertamina untuk meningkatkan produksi migas negara.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Penandatanganan Kesepakatan

Keren, Video Raksasa Asian Games 2018 Hiasi Gedung Pertamina
Perbesar
Maskot Asian Games 2018, Atung terpampang di video mapping atau layar bergerak di Gedung Utama Pertamina, Jakarta, Kamis (5/7). Paduan warna dan ukuran raksasa diharapkan menjadi ikon yang memancarkan energi bagi masyarakat. (Liputan6.com/Arya Manggala)

Wakil Menteri BUMN I Pahala N. Mansury turut menyaksikan penandatanganan kesepakatan kerja sama yang dilakukan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dan President ExxonMobil Indonesia, Irtiza H. Sayyed di Houston, Amerika Serikat pada Jumat, 17 September 2021 lalu.

Wakil Menteri BUMN I menyatakan bahwa langkah ini sebagai langkah strategis.

“Setelah sejak 1971 Pertamina dan ExxonMobil sudah memilikikerja sama strategis pada sisi Upstream, kali ini dilakukan penandatanganan pada Downstream atau hilirisasi dengan ExxonMobil agar Indonesia mendapatkan akses infrastruktur energi yang baik kedepannya,” katanya.

Kolaborasi ini, lanjut Pahala, khususnya diharapkan dapat mendorong penguatan hilirisasi industri migas terutama terkait pemanfaatan teknologi ExxonMobil untuk Pertamina dalam meningkatkan kapabilitas kilang, petrokimia, lubricant, dan produk turunan lainnya, serta memperluas akses pasar turunan produk migas.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menambahkan, kerjasama juga akan dikembangkan pada kolaborasi pada penanganan isu global terkait penyelamatan lingkungan melalui studi bersama dan peluang bisnis dalam teknologi rendah karbon termasuk Carbon Capture, Utilization and Storage. Kerjasama ini juga sejalan dengan aspirasi global Pertamina pada aspek Environment, Social and Governance.

“Saat ini kolaborasi CCUS sedang dalam pembahasan lebih lanjut dan diharapkan dapat merepresentasikan kolaborasi G2G untuk tujuan yang lebih besar dan saling menguntungkan,” pungkas Nicke.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya