Top 3: Penyesuaian Aturan pada Perpanjangan PPKM Jawa Bali

Oleh Tira Santia pada 22 Sep 2021, 06:30 WIB
Diperbarui 22 Sep 2021, 06:30 WIB
Percepatan BLT untuk PKL
Perbesar
Suasana Pedagang Kaki Lima di kebayoran lama, Jakarta, Selasa (21/9/2021). Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dampak PPKM pemerintah mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Pedagang Kaki Lima (PKL). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Jawa Bali kembali diperpanjang dari 21 September sampai 4 Oktober 2021.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, perpanjangan PPKM Jawa Bali ini diikuti juga dengan penyesuaian sejumlah aturan.

Salah satunya ujicoba pembukaan Pusat Perbelanjaan/Mall bagi anak-anak di bawah usia kurang dari 12 tahun dengan pengawasan dan pendampingan orangtua yang akan diterapkan di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, DIY dan Surabaya.

Berita mengenai penyesuaian aturannya pada perpanjangan PPKM Jawa Bali ini menjadi artikel yang paling banyak dibaca. Selain itu, masih ada beberapa artikel yang tak kalah menarik.

Berikut daftar berita yang paling banyak di baca di kanal Bisnis Liputan6.com, Rabu (22/9/2021):

1. PPKM Jawa Bali Diperpanjang, Ini Daftar Lengkap Penyesuaian Aturannya

Pemerintah memutuskan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Jawa Bali diperpanjang dari 21 September sampai 4 Oktober 2021. Dengan menetapkan wilayah di kedua pulau ini masuk PPKM level 2 dan 3.

Keputusan pemerintah ini seiring membaiknya situasi Covid-19 di Jawa-Bali. Pemerintah pun melakukan beberapa penyesuaian seiring perpanjangan PPKM level ini.

"Seiring dengan kondisi situasi Covid19 yang semakin baik, serta implementasi protokol Kesehatan dan penggunaan Peduli Lindungi yang terus berjalan, ada beberapa penyesuaian dan juga pengetatan aktivitas masyarakat yang bisa dilakukan dalam periode minggu ini," ujar Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (20/9/2021).

Baca artikel selengkapnya di sini

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Ada Lowongan Kerja 2021 Besar-Besaran di Telkom Indonesia, Buruan Daftar

Penyesuaian Penyebutan Nama Emiten TLKM di Bursa Efek Indonesia 
Perbesar
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Ada kabar baik bagi para pencari kerja yang berminat bergabung bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membuka lowongan kerja 2021 secara besar-besaran hingga 38 posisi dengan penempatan di seluruh wilayah Indonesia.  

Lowongan kerja ini terbuka bagi para pekerja lulusan baru (fresh graduate) dan berpengalaman (experience). Pendaftaran akan ditutup hingga Kamis, 30 September 2021.  

Lebih lanjut, Telkom adalah BUMN yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta jaringan telekomunikasi di Indonesia. Pemerintah Indonesia diketahui memiliki saham di Telkom sebesar 52,09 persen. Sementara itu, saham sebesar 47,91 persen dipegang oleh publik.  

Baca artikel selengkapnya di sini

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Mahfud MD: Bayar Utang BLBI Sudah Dikasih Murah, Kok Masih Mau Ngemplang?

Menko Polhukam Mahfud Md
Perbesar
Menko Polhukam Mahfud Md (Foto: Istimewa).

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Mahfud MD, menyoroti beberapa obligor dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang masih enggan untuk membayar utang kepada negara.

Padahal, pemerintah disebutnya sudah mau berbaik hati untuk memperkecil nilai utang mereka kepada negara pada saat masa krisis moneter 1997-1998.

Mahfud lantas menceritakan proses pemberian pinjaman kepada para pengutang BLBI, yang secara hak tagih nilainya sudah disesuaikan dengan situasi saat itu.

Baca artikel selengkapnya di sini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya