Jelang PON, Pemerintah Kebut Vaksinasi di Papua

Oleh Liputan6.com pada 20 Sep 2021, 18:50 WIB
Diperbarui 20 Sep 2021, 18:50 WIB
Kemenparekraf Ungkap 5 Fakta Menarik PON XX Papua, Apa Saja?
Perbesar
Kemenparekraf Ungkap 5 Fakta Menarik PON XX Papua, Apa Saja? (dok.Instagram @kemenparekraf.ri/https://www.instagram.com/p/CS9HLcoBmVT/Henry)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah terus mengejar target vaksinasi massal di Papua. Sebab bulan depan, Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 akan diselenggarakan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan saat ini kota Jayapura, Kabupaten Keerom dan Kabupaten Merauke untuk dosis pertama baru mencapai 50 persen. Sedangkan dosis kedua di kabupaten/kota tersebut baru mencapai 35 persen.

"Dosis pertama ini sudah 50 persen dan ini akan terus didukung untuk mencapai 70 persen," kata Airlangga dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (20/9/2021).

Selain itu, Pemerintah juga akan mendorong akselerasi vaksinasi di Nusa Tenggara. Sebab dalam waktu dekat, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah dalam gelaran superbike internasional.

"Ada juga superbike di Lombok, makanya lombok juga didorong vaksinasi segera diakselerasi," kata dia.

Jelang Superbike Di Lombok, Pemerintah Percepatan Vaksinasi di Nusa Tenggara

Meski begitu, Pemerintah masih belum memastikan pertandingan internasional tersebut bisa dihadiri secara langsung oleh penonton atau sebaliknya. Keputusan tersebut akan diumumkan pada Oktober mendatang.

"Oktober bini akan diputuskan terkait jumlah penonton yang bisa menyaksikan acara tersebut," kata dia.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

BRI Liga 1

Ilustrasi logo bri liga 1 liputan6
Perbesar
BRI Liga 1 2021/2022 (Liputan6.com/Abdillah)

Sementara itu, pelaksanaan olahraga lain seperti pertandingan sepak bola baik itu BRI Liga 1 atau Liga 2 tetap dilaksanakan tanpa kehadiran penonton.

"Kegiatan olahraga lain seperti liga 1 dan 2 ini bisa dilanjutkan tanpa penonton," kata dia.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya