BKN Proses 38.561 Usulan Kenaikan Pangkat PNS per 20 Agustus 2021

Oleh Tira Santia pada 24 Agu 2021, 09:30 WIB
Diperbarui 24 Agu 2021, 09:30 WIB
Hari Pertama Masuk, PNS DKI Jakarta Langsung Aktif Bekerja
Perbesar
Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta berakitivitas di Balaikota, Jakarta, Senin (10/6/2019). PNS kembali berdinas di masing-masing instansinya pada hari pertama kerja usai libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Direktorat Pengadaan dan Kepangkatan sedang memproses 38.561 usulan Kenaikan Pangkat (KP) PNS Instansi Pusat dan Daerah untuk KP periode Oktober 2021.

“Per Jumat 20 Agustus 2021, BKN lewat Direktorat Pengadaan dan Kepangkatan sedang memproses 38.561 usulan KP PNS Instansi Pusat dan Daerah untuk KP periode Oktober 2021,” dikutip dari Instagram resmi @bkngoidofficial, Selasa (24/8/2021).

Selain itu, BKN mengingatkan bahwa kenaikan pangkat periode Oktober 2021 akan berakhir di 31 Agustus 2021 mendatang. Oleh karena itu, bagi PNS yang hendak mengajukan KP lebih baik segera diusulkan.

“Nah ngomong-ngomong soal KP, jangan sampai lupa usulan KP Periode Oktober 2021 berakhir di 31 Agustus 2021 lho. Jadi, buat #SobatBKN yang akan mengusulkan KP, jangan sampai terlewat tenggat waktu pengusulan setiap periodenya ya,” tulis keterangan @bkngoidofficial.

Adapun sebagai informasi, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2002 dan Keputusan Kepala BKN 12/2002. Dijelaskan bahwa KP merupakan salah satu proses manajemen kepegawaian yg uda pasti dilewati semua PNS.

Selanjutnya, masa kenaikan pangkat PNS ditetapkan pada tanggal 1 April dan 1 Oktober setiap tahun, kecuali kenaikan pangkat anumerta dan kenaikan pangkat pengabdian.

Kemudian, masa kerja untuk kenaikan pangkat pertama PNS dihitung sejak pengangkatan sebagai Calon PNS.

Perlu diingat bahwa usul KP periode April paling lambat diterima setiap bulan Februari, dan usul KP periode Oktober paling lambat diterima setiap bulan Agustus.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Alasan Kenaikan Pangkat

Hari Pertama Masuk, PNS DKI Jakarta Langsung Aktif Bekerja
Perbesar
Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta melakukan tugas dinasnya di Balaikota, Jakarta, Senin (10/6/2019). PNS kembali berdinas di masing-masing instansinya pada hari pertama kerja usai libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Di sisi lain, kenaikan pangkat PNS bermacam-macam, diantaranya:

- Kenaikan pangkat reguler, diberikan kepada PNS yang tidak menduduki jabatan struktur atau jabatan fungsional tertentu.

- Kenaikan pangkat Anumerta, kenaikan pangkat bagi PNS yang dinyatakan tewas saat menjalankan tugas.

- Kenaikan pangkat Pilihan, bagi PNS yang menduduki jabatan struktural atau jabatan fungsional tertentu.

- Kenaikan pangkat Pengabdian bagi PNS yang meninggal dunia mencapai batas usia pensiun atau cacat karena dinas dan tidak dapat bekerja lagi dalam semua jabatan negeri.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya