Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, BPPT dan Pertamina Luncurkan 2 SPKLU

Oleh Andina Librianty pada 05 Agu 2021, 12:20 WIB
Diperbarui 05 Agu 2021, 12:20 WIB
Pertamina Siapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
Perbesar
Petugas melakukan pengecekan mesin Stasiun SPKLU di SPBU Pertamina Fatmawati, Jakarta, Minggu (13/12/2020). SPKLU ini merupakan upaya Pertamina untuk mendukung pemerintah dalam mendorong tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik dalam negeri. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan PT Pertamina (Persero) bekerja sama meluncurkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Kehadiran SPKL ini untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

Dua SPKLU tersebut berada di Lenteng Agung dan MT Haryono, Jakarta. Sehingga total kini BPPT telah membangun 5 SPKLU dengan tiga lainnya pada 2020 yaitu di BPPT Thamrin, Puspitek Serpong, dan PT LEN Bandung.

"Sejalan dengan percepatan kendaraan listrik nasional telah diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) untuk transportasi jalan, BPPT terus berikan kontribusi positif guna mendukung ekosistem KBLBB," kata Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza, dalam konferensi pers pada Kamis (5/8/2021).

SPKLU Lenteng Agung dan MT Haryono disebut telah banyak digunakan karena kemudahan akses dan operasionalnya yang hampir 24 jam dalam sehari.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Proses Perizinan

Pertamina Siapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
Perbesar
Petugas melakukan pengecekan mesin Stasiun SPKLU di SPBU Pertamina Fatmawati, Jakarta, Minggu (13/12/2020). SPKLU ini memiliki kemampuan fast charging 50 kW yang didukung berbagai tipe gun mobil listrik. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Ditambahkan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, ada tiga SPKLU yang dibangun perseroan bersama BPPT dan saat ini sudah dapat beroperasi, meski perizinan masih dirampungkan.

"Ini sudah bisa digunakan, kami berikan secara gratis, dan akan dikomersilkan ketika izin sudah selesai," tutur Nicke.

Menurutnya, SPKLU merupakan salah satu dari upaya perseroan dalam mendukung program pemerintah yaitu net zero emission atau bebas emisi karbon pada 2060.

"Target tersebut diterjemahkan ke dalam target penurunan karbon emisi 29 persen pada 2030," papar Nicke.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya