Perang Lawan Pandemi, Kadin Bantu PMI Cukupi Kebutuhan Plasma Konvalesen

Oleh Tira Santia pada 04 Agu 2021, 16:10 WIB
Diperbarui 04 Agu 2021, 16:10 WIB
Kadin Indonesia dengan Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan PMI tentang Pendonor Plasma Konvalesen.
Perbesar
Kadin Indonesia dengan Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan PMI tentang Pendonor Plasma Konvalesen.

Liputan6.com, Jakarta - kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) terkait pendonor plasma konvalesen. Selain itu, kerja sama ini juag menyangkut soal penggalangan dana materi bantuan kemanusiaan lainnya.

“Ini merupakan upaya Kadin bersama-sama dengan PMI dan hal ini mengingat kebutuhan plasma konvalesen untuk terapi penderita Covid-19 yang terus meningkat saat ini,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dalam Penandatangan Nota Kesepahaman Kerjasama Kadin Indonesia-PMI, Rabu (4/8/2021).

Menurutnya, meningkatnya kebutuhan plasma konvalesen tersebut harus didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai dan cepat. Di mana saat ini alat yang digunakan khususnya di daerah masih manual.

Oleh karena itu, Kadin menjalin kerja sama dengan PMI untuk mempercepat dan mencukupi kebutuhan plasma konvalesen yang terus meningkat.

“Sebagaimana diketahui bersama, kerjasama kemanusiaan ini merupakan program besar Kadin, kami membuat suatu Gerakan perang melawan pandemi. Dimana dalam pertempurannya penyediaan plasma konvalesen dan oksigen, dan lainnya dibutuhkan saat ini,” ujarnya.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Alat Andal

Ilustrasi Donor Plasma Konvalesen untuk bantu pasien Covid-19/unsplash nguy-n-hi-p-s
Perbesar
Ilustrasi Donor Plasma Konvalesen untuk bantu pasien Covid-19/unsplash nguy-n-hi-p-s

Kadin berharap kedepannya bisa terus berpartisipasi aktif dalam membantu PMI dalam penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Sebagaimana diketahui, untuk memisahkan plasma konvalesen dibutuhkan alat yang andal.

“Harapan kedepan Kadin dapat partisipasi aktif membantu PMI dalam penyediaan sarana dan Prasarana yang dibutuhkan PMI. Misalnya kita ketahui untuk memisahkan plasma konvalesen diperlukan alat pemisah sel darah merah, darah putih, trombosit, dan plasma konvalesen,” ujarnya.

Lanjutnya, saat ini alat pemisah tersebut masih terbatas terutama di daerah-daerah, dengan adanya kerjasama ini diharapkan para pengusaha yang tergabung di keluarga besar Kadin bisa berperan aktif dan bersama-sama dalam perang melawan pandemi, khususnya bisa mempercepat penanganan covid-19 di Indonesia.

“Kami sebagai bangsa Indonesia dan sebagai rumah daripada pengusaha kita ingin perang melawan pandemi. Kedepannya Kadin selalu memikirkan kesehatan, ekonomi dan sosial. Karena perpaduan keputusan yang kita buat harus melihat 3 hal itu,” pungkasnya.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya