Orang Terkaya Dunia Bill Gates dan Melinda Resmi Bercerai, Gimana Pembagian Hartanya?

Oleh Liputan6.com pada 03 Agu 2021, 21:00 WIB
Diperbarui 03 Agu 2021, 21:00 WIB
Bill Gates dan Melinda pada 2019. (AP Photo/Elaine Thompson, File)
Perbesar
Bill Gates dan Melinda pada 2019. (AP Photo/Elaine Thompson, File)

Liputan6.com, Jakarta Pasangan miliarder atau orang terkaya dunia Bill Gates dan Melinda Gates resmi bercerai setelah 27 tahun menikah. Ini setelah keluarnya putusan hakim Pengadilan Tinggi King County di Washington tentang perpisahan keduanya, pada Senin 2 Agustus 2021 lalu.

Melansir dari CNN Business, Selasa (3/8/2021), proses perceraian yang dijalankan memakan waktu tiga bulan setelah kedua pasangan tersebut mengumumkannya perpisahannya ke media.

Bill Gates dan Melinda merupakan partner bisnis yang paling menonjol di lingkup global. Mereka sama-sama menjalankan perusahaan Microsoft dan membangun yayasan amal.

Setelah pengumuman perpisahan dilakukan, wawancara pun tetap dilakukan bersama-sama oleh kedua belah pihak.

Namun, Melinda merasa tidak nyaman melihat hubungan suaminya dengan salah satu investor miliarder, Jeffrey Epstein.

Mengutip dari New York Times, setelah memublikasikan rincian ikatan antara kedua belah pihak, akhirnya Melinda menyewa pengacara perceraian.

“Kami tidak lagi percaya kami dapat tumbuh bersama sebagai pasangan untuk ke depannya,” ujar Melinda ketika mengajukan petisi cerai di King County, Washington.

Perjanjian pernikahan tersebut berdasarkan kontrak perpisahan, tidak dipublikasikan media. Proses berjalan secara tertutup dan hanya dihadiri oleh orang-orang tertentu saja. Pada dokumen tersebut juga tidak dijelaskan mengenai biaya atau harta.

“Tidak ada rincian keuangan lainnya yang disertakan dalam dokumen yang tersedia untuk umum,” demikian yang tertulis pada dokumen pengadilan yang diajukan.

Pada Senin lalu (02/08/2021), tercatat kekayaan bersih Bill Gates sebanyak USD 152 miliar. Pembagian harta tersebut akhirnya dibagi dua sama rata yang mana masing-masing mendapatkan USD 76 miliar, begitu yang diterima Melinda.

Selain itu, Melinda memutuskan untuk tidak berencana mengubah namanya. Pengajuan tersebut tidak dicantumkan pada kontrak pemisahan di pengadilan. 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Nasib Perusahaan ke Depannya

Papan Nama Microsoft di Sebuah Gedung
Perbesar
Papan Nama Microsoft di Sebuah Gedung. Kredit: Mohammad Rezaie via Unsplash

Setelah pengumuman dilakukan, keduanya telah sepakat untuk tetap bekerja sama di perusahaan secara profesional. Yayasan Bill dan Melinda Gates akan tetap berjalan dengan memiliki aset sebanyak USD 50 miliar, tercatat pada akhir tahun 2020.

Meskipun beredar isu-isu mengenai kolaborasi mereka akan kandas, pernyataan tersebut disambut oleh pihak yayasan yang menyatakan bahwa mereka akan melakukan uji coba selama dua tahun untuk melihat perkembangan dari kedua belah pihak, apakah mereka dapat benar-benar  menjalankan perusahaan secara profesional.

“Jika setelah dua tahun mereka tidak dapat bekerja sama, Melinda French akan mengundurkan dirinya sebagai co-founder dan trustee,” ujar CEO Mark Suzman.

Apabila hal tersebut terjadi, Gates akan tetap kembali memegang kendali dengan maksud akan mengeluarkan Melinda dari perusahaan. Melinda tetap menerima dana sumber daya pribadi dari Bill gates untuk pekerjaan filantropis yang sedang dijalankan.

“Sumber daya ini akan benar-benar terpisah dari dana abadi dari yayasan,” tambah Mark.

 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Isu Perselingkuhan

Pernikahan kedua belah pihak diawali dari pertemuan mereka pada 1987. Sejak Bill mulai mengembangkan perusahaannya dengan Paul Allen di 1975, Melinda bekerja di perusahaan tersebut pada 1987 hingga 1996.

Pasangan ini akhirnya menikah pada 1994 dan meluncurkan yayasan amal pada 2000. Namun, pernikahan tersebut harus berakhir pada 2021 dan sudah resmi dinyatakan pada Senin lalu.

Perceraian ini mencari topik hangat yang ramai dibicarakan oleh publik. Pada 2019, Microsoft menerima laporan bahwa Bill pernah mencoba memulai hubungan dengan seorang karyawan pada awal berdirinya perusahaan. Gates pun memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Dewan Direksi Microsoft pada 2020.

Menanggapi hal tersebut, komite dewan pun melakukan penyelidikan dengan bantuan firma hukum. Juru Bicara Microsoft mengatakan pada New York Times bahwa hal tersebut tidak benar sehingga membuat keputusan atas ketidakterkaitan perselingkuhan itu pun mundur. 

Akhirnya, perwakilan Gates mengakui hubungan itu, tetapi menegaskan kembali bahwa keputusan Bill mengundurkan diri tidak terkait dengan perselingkuhan ini.

Menyusul laporan tersebut, CEO Microsoft yang dipegang Satya Nadella saat ini mengatakan budaya perusahaan sudah berubah. “Microsoft tahun 2021 akan sangat berbeda dari Microsoft tahun 2000,” tutup Nadella.

Reporter: Caroline Saskia Tanoto

 

 

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya