Erick Thohir dan Anindya Bakrie Incar 51 Persen Saham Klub Sepak Bola Inggris

Oleh Andina Librianty pada 31 Jul 2021, 18:00 WIB
Diperbarui 31 Jul 2021, 18:00 WIB
Oxford United Dukung Kampanye Anti Rasisme
Perbesar
Oxford United Dukung Kampanye Anti Rasisme

Liputan6.com, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir dan pengusaha Anindya Bakrie dilaporkan akan membeli kepemilikan saham 51 persen di klub sepak bola asal Inggris, Oxford United. Kesepakatan ditargetkan selesai dalam beberapa pekan ke depan.

Anindya mengatakan ingin kesepakatan ini akan selesai sebelum jendela transfer musim panas berakhir pada 31 Agustus 2021.

"Saya pikir itu harus menjadi targetnya. Saya telah melihat beberapa transfer masuk dan keluar, serta kita dapat bekerja dengan tim untuk meningkatkan ke level berikutnya. Saya dan Erick, kami di sini untuk mendukung dan kami merasa terhormat menjadi bagian dari Oxford United," jelas Anindya dikutip dari Oxford Mail pada Sabtu (31/7/2021).

"Ini adalah sesuatu yang kami sangat senang, tetapi pada waktu yang tepat, saya yakin klub akan membuat pengumuman," sambungnya.

Menurut laporan, Anindya dan Erick Thohir masing-masing akan memegang 25,5 persen saham. Perjanjian jual beli saat ini tengah disiapkan.

Kesepakatan ini akan sekaligus membuat konsorsium Indonesia tersebut akan mendapatkan kontrol langsung dari Chairman U, Sumrith 'Tiger' Thanakarnjanasuth. Ia saat ini masih menjadi pemegang saham terbesar.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Oxford United

Oxford United
Perbesar
Pemain Oxford United merayakan kemenangan atas Burton Union dalam laga pekan ke-46 League One, Minggu (9/5/2021). (Istimewa)

Oxford United ditargetkan untuk masuk dalam daftar 30 top klub sepak bola di Inggris dalam lima tahun ke depan. Anindya pun menyambut baik hal tersebut.

"Niat untuk berpartisipasi lebih banyak untuk meningkatkan merek dan performa klub terus melaju. Kami sangat senang diundang dan bergabung dan di Oxford, hari-hari baik belum datang dan kami berharap bisa menjadi bagian dari itu," kata Anindya.

Ini bukan kali pertama Erick dan Anindya memiliki peran besar dalam dunia olahraga. Erick sebelumnya memiliki saham di Inter Milan mulai 2013 hingga 2019. Ia juga sebelumnya merupakan pemegang saham terbesar di DC United di Amerika Serikat. Anindya sendiri telah menjadi Direktur Oxford United sejak April 2019.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya