Jajal Bisnis Kendaraan Listrik, Jasa Marga Gaet Perusahaan Korea Selatan

Oleh Maulandy Rizki Bayu Kencana pada 30 Jul 2021, 20:30 WIB
Diperbarui 30 Jul 2021, 20:30 WIB
Pertamina Siapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
Perbesar
Petugas melakukan pengecekan mesin Stasiun SPKLU di SPBU Pertamina Fatmawati, Jakarta, Minggu (13/12/2020). SPKLU ini merupakan upaya Pertamina untuk mendukung pemerintah dalam mendorong tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik dalam negeri. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usaha PT Jasamarga Related Business (JMRB) dan Verywords Co Ltd asal Korea Selatan sepakat berencana untuk menjalin kerjasama dan menjajaki studi perencanaan bisnis di bidang pengembangan bisnis energi baru terbarukan, stasiun pengisian kendaraan listrik, energi efisiensi, dan bisnis digital.

Kerjasama yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) tersebut ditandatangani oleh Direktur Bisnis Komersial PT JMRB Imad Zaky Mubarak dan CEO Verywords Kim Sung Woo, Jumat, (30/7/2021), secara virtual.

Zaky menyebut, penjajakan kerja sama ini sebagai salah satu upaya bagi PT JMRB untuk turut berpartisipasi terhadap program pemerintah dalam keberlanjutan lingkungan yang sehat.

Terlebih, kata Zaky, PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai induk usaha, memiliki misi Green Toll Road yang mencanangkan gerakan hijau (go green) dari jalan tol dan berbagai aspek di dalamnya, termasuk rest area.

"Selama ini, kami gencar melakukan program penghijauan seperti penanaman pohon, pengolahan limbah sampah, serta mendukung ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di rest area yang kami kelola. Terlebih, pemerintah tengah melakukan percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan," kata Zaky.

Juga diungkapkan Zaky, kajian kerjasama ini merupakan salah satu upaya PT JMRB dalam mengoptimalkan potensi lini bisnisnya seperti rest area, Toll Corridor Development (TCD), dan bisnis digital.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pemanfaatan Energi Terbarukan

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di gerbang Indonesia Timur, yakni di Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mattoanging, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Perbesar
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di gerbang Indonesia Timur, yakni di Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mattoanging, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (dok: PLN)

Bersama Verywords yang berpengalaman dalam penanganan perubahan iklim, ia berharap kerjasama ini dapat berdampak positif bagi keberlanjutan lingkungan hidup, terutama dalam aspek stabilitas ruang udara dan pemanfaatan energi terbarukan.

Hal serupa disampaikan oleh CEO Verywords, Kim Sung Woo. Menurutnya, di Korea Selatan salah satu cara untuk meningkatkan minat masyarakat dalam penggunaan kendaraan listrik yaitu dengan meningkatkan penyediaan fasilitas SPKLU yang dipasang di tempat peristirahatan seperti rest area jalan tol.

Maka, hal serupa dapat dilakukan di Indonesia yang mulai menggencarkan penggunaan kendaraan dengan berbahan bakar ramah lingkungan seperti kendaraan listrik.

"Penyediaan SPKLU menjadi salah satu faktor penting dalam mengembangkan penggunaan kendaraan listrik dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan. Berangkat dari tujuan yang sama mengenai upaya aktif untuk mencapai netralitas karbon di Indonesia tersebut, maka Verywords dan PT JMRB membuat perjanjian MoU ini," jelasnya.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya