Jasa Marga Kantongi Untung Rp 855 Miliar di Semester I 2021

Oleh Andina LibriantyMaulandy Rizky Bayu Kencana pada 28 Jul 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 28 Jul 2021, 10:00 WIB
FOTO: Penyesuaian Tarif Tol JORR
Perbesar
Kendaraan melintasi Gerbang Tol Pondok Ranji di Tangerang Selatan, Banten, Senin (18/1/2021). PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan penyesuaian tarif tol lingkar luar Jakarta (JORR) seperti W2S, W2U, S, E, Ulujami-Pondok Aren, ATP, dan Bintaro Viaduct-Pondok Ranji. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil mengantongi laba bersih pada semester I 2021 sebesar Rp 855,63 miliar, atau meningkat 709,25 persen dari periode sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini turut didukung penyelesaian ruas tol baru selama masa pandemi Covid-19.

Corporate Secretary Jasa Marga Reza Febriano mengatakan, pada awal April 2021, dua jalan tol yang dikelola anak usaha Jasa Marga diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi 1 Ruas Serpong-Pamulang (6,5 km) yang dikelola PT Cinere Serpong Jaya, dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran (14,19 km) yang dikelola PT Jasamarga Kunciran Cengkareng.

"Dengan dioperasikannya dua jalan tol tersebut, hingga saat ini Jasa Marga memiliki total 1.214 km jalan tol operasi yang tersebar di seluruh Indonesia dari total panjang konsesi jalan tol sepanjang 1.603 km milik perseroan," jelas Reza, Rabu (28/7/2021).

Di tengah mulai beroperasinya jalan tol baru dan kebutuhan pendanaan untuk penyelesaian sejumlah konstruksi proyek jalan tol, perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp 3,62 triliun, tumbuh 40,76 persen atau sekitar Rp 1,05 triliun dibandingkan semester I tahun lalu.

Selain itu, Jasa Marga juga mencatat pendapatan usaha sebesar Rp 5.644,75 triliun atau meningkat 29,95 persen dari semester I 2020.

Angka tersebut berasal dari kontribusi pendapatan tol Jasa Marga sebesar Rp 5.234,49 triliun atau naik 33,86 persen dari semester I 2020 seiring dengan pengoperasian ruas-ruas jalan tol baru dan pendapatan usaha lain sebesar Rp 410,26 miliar, turun sebesar 5,32 persen dari semester I 2020.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tingkatkan Pelayanan

Penurunan volume lalu lintas di empat gerbang tol (GT) utama sebesar 40 persen selama PPKM Darurat Jawa-Bali pada periode 3-20 Juli 2021. (Dok Jasa Marga)
Perbesar
Penurunan volume lalu lintas di empat gerbang tol (GT) utama sebesar 40 persen selama PPKM Darurat Jawa-Bali pada periode 3-20 Juli 2021. (Dok Jasa Marga)

Reza menyampaikan, Jasa Marga akan terus menjalankan program-program kerja dalam rangka memperkuat capital structure dan kinerja. Perseroan juga tetap berkomitmen menjaga tingkat pelayanan yang sudah ditetapkan dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

"Sehingga program pelayanan kepada pengguna jalan tol tetap direalisasikan dengan menerapkan protokol kesehatan, serta meningkatkan kapabilitas analisis data dan implementasi teknologi terintegrasi di industri jalan tol," tukas Reza

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya