Aturan Lengkap Perjalanan dengan Transportasi Laut Saat PPKM Level 1-4

Oleh Arief Rahman Hakim pada 27 Jul 2021, 19:15 WIB
Diperbarui 27 Jul 2021, 19:15 WIB
Kapal Ferry Yang Melayani Penyebrangan Merak-Bakauheni. (Kamis, 04/03/2021). (Dokumentasi ASDP Indonesia Ferry).
Perbesar
Kapal Ferry Yang Melayani Penyebrangan Merak-Bakauheni. (Kamis, 04/03/2021). (Dokumentasi ASDP Indonesia Ferry).

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menerbitkan aturan baru terkait perjalanan dengan menggunakan transportasi laut. Aturan ini berlaku efektif mulai 26 Juli 2021 dan mengatur perjalanan laut di wilayah PPKM Level 1-4.

Dirjen Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo mengatkaan aturan tersebut tertera dalam SE Menhub No 59 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Penumpang kapal laut yang akan melakukan perjalanan dari dan/atau ke pelabuhan di wilayah yang menerapkan PPKM Level 4 dan/atau Level 3 wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama," kata Dirjen Agus, dalam keterangan resmi, Selasa (27/7/2021).

Kemudian, pelaku perjalanan wajib memiliki surat keterangan negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam atau negatif Rapid Test Antigen 1x24 jam.

"Bagi calon penumpang yang belum/tidak melakukan vaksin karena alasan medis dapat melampirkan surat keterangan dari dokter spesialis," ujar Dirjen Agus.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Wilayah PPKM Level 1 dan 2

FOTO: Kapal Kargo Ever Given Berhasil Dievakuasi dari Terusan Suez
Perbesar
Kapal kargo Ever Given ditemani kapal tunda saat melaju di Terusan Suez, Mesir, Senin (29/3/2021). Ini adalah salah satu rute perdagangan tersibuk di dunia. (Suez Canal Authority via AP)

Sementara itu, untuk pelaku perjalanan di wilayah yang menerapkan PPKM Level 2 dan Level 1 tidak wajib menunjukkan kartu vaksin. Namun hanya diwajibkan mengantongi surat keterangan negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam atau negatif Rapid Test Antigen 1x24 jam.

Ia juga mengatakan kalau perjalanan orang dibawah 12 tahun dibatasi untuk sementara.

"Sedangkan untuk yang melakukan perjalanan lintas wilayah yang menerapkan PPKM dengan level yang berbeda, maka wajib memenuhi ketentuan persyaratan pada wilayah yang menerapkan PPKM Level tertinggi," jelasnya.

Kendati demikian, syarat tersebut tidak berlaku bagi penumpang kapal laut yang melakukan perjalanan di wilayah perintis, daerah Tertinggal, Terluar, Terdepan, dan Perbatasan (3TP) dan pelayaran terbatas, dan dilaksanakan berdasarkan kebijakan sesuai kondisi daerah masing-masing.

Selain itu, Dirjen Agus menegaskan protokol kesehatan selama melakukan perjalanan wajib untuk dipatuhi oleh semua penumpang serta awak kapal.

"Penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar menutupi hidung dan mulut dengan jenis masker yang digunakan oleh pelaku perjalanan adalah masker kain minimal 3 (tiga) lapis atau masker medis," katanya.

Lebih lanjut, penumpang juga diimbau untuk tidak berbicara satu arah atau dua arah melalui telepon atau secara langsung sepanjang perjalanan. Kemudian, tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan bagi perjalanan yang kurang dari 2 (dua) jam.

Kecuali, bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya