Bisakah BI Kembali Turunkan Suku Bunga Acuan?

Oleh Tira Santia pada 25 Jul 2021, 16:30 WIB
Diperbarui 25 Jul 2021, 16:30 WIB
Suku Bank Bank
Perbesar
Ilustrasi Foto Suku Bunga (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) telah menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan berkali-kali. Saat ini, suku bunga acuan BI telah berada di level 3,5 persen. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, BI ingin suku bunga acuan kembali turun untuk mendorong perbakan menurunkan bunga kredit juga. Namun hal tersebut tidak mungkin dilakukan.

“Kami sudah turun dan suku bunga 3,5 persen itulah terendah, suku bunga Bank Indonesia (BI) memang pengennya turun lagi tapi inflasi kita tidak memungkinkan itu,” kata Perry dalam diskusi Peran Perbankan dalam memajukan UMKM, Minggu (25/7/2021).

Langkah BI terus menekan suku bunga tersebut sebagai upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi, khususnya untuk membantu UMKM agar tetap bisa bertahan di masa sulit pandemi covid-19 ini.

Lebih lanjut Perry memaparkan, bahwa selama pandemi ini BI sudah banyak mengeluarkan berbagai kebijakan untuk membantu UMKM. Misalnya menurunkan suku bunga, memastikan likuiditas di perbankan melimpah untuk mendukung perbankan menyalurkan kredit.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Dukungan untuk UMKM

Pameran Karya Kreatif Indonesia 2018 di JCC Senayan
Perbesar
Pengunjung melihat produk-produk UMKM dalam Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) di Jakarta Convention Center, Jumat (20/7). Untuk ketiga kalinya, Bank Indonesia (BI) menyelenggarakan Pameran Kerajinan UMKM Binaan BI. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kemudian, mendukung kebijakan pemerintah yang meminta agar pembiayaan perbankan untuk UMKM menjadi 20 persen, bahkan Presiden meminta ditingkatkan menjadi 30 persen.

“Kami juga mendukung kebijakan kebijakan makro, mendorong pembiayaan perbankan ke dunia usaha antara lain adalah untuk rasio pembiayaan perbankan sektor UMKM yang tentu saja adalah sekitar 20 persen, kami dalam proses menindaklanjuti Instruksi Presiden untuk ditingkatkan menjadi 30 persen Kami sedang rumuskan,” ungkapnya.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan BI untuk mendukung UMKM di masa pandemi covid-19, yakni BI aktif melakukan pembinaan, menghubungkan UMKM dengan akses keuangan digital, serta mendorong UMKM untuk go internasional.

“Memang kami juga terus aktif mendukung UMKM ini di berbagai langkah yang kami lakukan, tidak hanya masalah pembinaan, kemudian juga menyambungkan akses keuangan digital, juga mengangkat UMKM kita untuk go nasional go internasional go digital,” pungkasnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya