3 Komitmen Kadin Indonesia Hadapi Pandemi Covid-19

Oleh Liputan6.com pada 25 Jul 2021, 20:30 WIB
Diperbarui 25 Jul 2021, 20:30 WIB
FOTO: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal III 2020 Masih Minus
Perbesar
Pemandangan deretan gedung dan permukiman di Jakarta, Rabu (1/10/2020). Meski membaik, namun pertumbuhan ekonomi kuartal III 2020 masih tetap minus. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia aktif membantu langkah pemulihan ekonomi yang dijalankan pemerintah. Ketua Umum Kadin Indonesia  Arsjad Rasjid menjelaskan, terdapat tiga komitmen Kadin dalam membantu percepat proses pemulihan ekonomi.

Komitmen pertama adalah memperjuangkan masalah kesehatan. Akar masalah dari pandemi Covid-19 ini adalah masalah kesehatan maka harus segera di diselesaikan dari akarnya.

"Saat ini utamanya bagaimana memperjuangkan bahwa pertama mengenai konteksnya kesehatan harus tetap dijaga," katanya Ketua Umum Kadin Indonesia dalam acara Deklarasi Perang Melawan Pandemi, di Jakarta, Minggu (25/7/2021).

Salah satu langkah hanya yang dijalankan untuk komitmen pertama ini adalah Kadin Indonesia bersama TNI dan Polri menggelar vaksinasi Covid-19 gratis dengan sasaran 15 ribu peserta. Tahap pertama digelar pada 24 hingga 26 Juli 2021 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Komitmen Kadin yang kedua adalah memperjuangkan agar perekonomian nasional tetap bisa berputar. Pergerakan ekonomi ini sangat berkaitan dengan dampak sosial bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

"Komitmen Kadin adalah bagaimana kita bisa membantu pengusaha pengusaha yang dari mikro kecil dan menengah sampai besar. Intinya supaya ekonomi bisa berjalan bersamaan dengan kesehatan untuk supaya tidak adanya terjadi dampak sosial yang tidak kita inginkan," jelas dia.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Insentif

FOTO: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2020 Minus 5,32 Persen
Perbesar
Pedagang berjualan makanan ringan di bantaran Kanal Banjir Barat dengan latar belakang gedung pencakar langit di Jakarta, Kamis (6/8/2020). BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia Kuartal II/2020 minus 5,32 persen akibat perlambatan sejak adanya pandemi COVID-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Di samping itu, Kadin juga komitmen terus berbicara kepada pemerintah untuk mendorong insentif-insentif yang perlu diberikan kepada dunia usaha. Bahkan Arsjad menyambut baik subsidi upah diberikan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

"Karena balik lagi kami percaya kesehatan adalah utama tapi nilai ekonomi harus berjalan dan sekalian menjaga keadilan sosial yang ada. Itu tiga hal yang menjadi komitmen Kadin kedepan," tandasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya