Jelang Akhir Pekan, Rupiah Melemah Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19

Oleh Andina Librianty pada 23 Jul 2021, 10:36 WIB
Diperbarui 23 Jul 2021, 10:37 WIB
FOTO: Akhir Tahun, Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat
Perbesar
Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta, Rabu (30/12/2020). Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 80 poin atau 0,57 persen ke level Rp 14.050 per dolar AS. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Jumat ini. Pelemahan rupiah terjadi di tengah peningkatan kembali kasus baru COVID-19 di Tanah Air.

Mengutip Bloomberg, Jumat (23/7/2021), rupiah dibuka di angka 14.500 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.482 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah berada di level 14.493 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.493 per dolar AS hingga 14.502 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah menguat 2,99 persen.

"Dolar AS masih nampak turun di awal sesi Jumat (23/7), tertekan laporan ekonomi yang buruk di hari Kamis malam, menepis harapan pelaku pasar untuk pelaksanaan tapering stimulus moneter bank sentral AS dalam waktu dekat," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures di Jakarta, Jumat.

Jumlah klaim pengangguran AS kembali naik menjadi 419.000 klaim secara mingguan di atas konsensus 350.000 klaim.

Data klaim pengangguran yang lebih tinggi dari perkiraan tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi terbesar dunia itu dari pandemi.

Fokus pasar pada hari ini yaitu pada rangkaian laporan indeks manufaktur dan jasa negara-negara utama dunia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sentimen Dalam Negeri

FOTO: Akhir Tahun, Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat
Perbesar
Karyawan menunjukkan uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Rabu (30/12/2020). Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 80 poin atau 0,57 persen ke level Rp 14.050 per dolar AS. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Dari dalam negeri, jumlah kasus baru COVID-19 kembali naik di mana terjadi penambahan 49.509 kasus baru COVID-19 pada Kamis (22/7) sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 3,03 juta kasus.

Jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 pun terus meningkat di mana pada Kamis (22/7) kemarin terdapat 1.449 kasus sehingga totalnya mencapai 79.032 kasus.

Meski demikian sebanyak 2,39 juta orang telah dinyatakan sembuh sehingga total kasus aktif COVID-19 sehingga total kasus aktif mencapai 561.384 kasus.

Pada Kamis (22/7) lalu rupiah ditutup menguat 60 poin atau 0,41 persen ke posisi Rp14.483 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.543 per dolar AS.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya