762 Rumah Subsidi di Gorontalo Dapat Bantuan PSU Rp 4,2 Miliar

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 23 Jul 2021, 10:30 WIB
Diperbarui 23 Jul 2021, 10:30 WIB
Rumah subsidi di Gorontalo
Perbesar
Rumah subsidi di Gorontalo

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelontorkan Rp 4,2 miliar untuk bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) bagi 762 rumah subsidi di Gorontalo.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menerangkan, pengusulan bantuan PSU dapat diajukan sendiri atau secara online oleh para pengembang melalui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (Sibaru).

Pihak pengusul disebutnya dapat melengkapi berbagai persyaratan teknis dan administrasi sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU).

"Setiap usulan PSU akan diverifikasi dan validasi oleh verifikator dari Direktorat Rumah Umum Komersial Direktorat Jenderal Perumahan. Salah satu diantara syarat pengajuan ini adalah jumlah minimal unit rumah subsidi yang telah dibangun sejumlah 50 unit dan telah di KPR-kan," jelas Khalawi, Jumat (23/7/2021).

Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I, Alwi Mahdali, menyatakan saat ini di Gorontalo ada sekitar 8 pengembang yang mendapatkan bantuan PSU dari Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Pembangunan Sejuta Rumah Bersubsidi Masih Berlanjut
Perbesar
Suasana embangunan rumah bersubsidi di Kompleks Perumahan Grand Viona, Ciseeng, Bogor, Selasa (8/6/2021). Kementerian PUPR memastikan pembangunan rumah bersubsidi dalam program sejuta rumah tahun ini masih berlanjut meski di tengah pandemi Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Alwi juga meminta jajaran dinas perumahan dan permukiman setempat beserta pengembang perumahan bisa ikut dalam pelaksanaan pembangunan PSU ini, sekaligus mendorong capaian Program Sejuta Rumah.

Pihaknya juga telah melaksanakan penandatangan kontrak bersama para pengembang perumahan yang mendapatkan bantuan PSU perumahan subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari Kementerian PUPR untuk tahun anggaran 2021.

"Total alokasi anggaran bantuan PSU yang akan disalurkan senilai Rp 4,2 miliar untuk 762 unit rumah," ujar Alwi.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya