Cairkan Bansos Tunai, Sri Mulyani Tambah Anggaran Rp 6,14 Triliun

Oleh Liputan6.com pada 21 Jul 2021, 19:22 WIB
Diperbarui 21 Jul 2021, 19:22 WIB
FOTO: Pemprov Banten Salurkan Bansos kepada Warga Terdampak COVID-19
Perbesar
Warga menunjukkan uang dan KTP usai mendapatkan bantuan sosial (bansos) yang diberikan Pemerintah Provinsi Banten di Pinang, Tangerang, Jumat (1/5/2020). Bansos berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu tersebut diberikan kepada warga yang terdampak virus corona COVID-19. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah menambah anggaran program bantuan sosial tunai (BST) sebesar Rp 6,14 triliun. Program ini akan dibagikan kepada 10 juta keluarga yang akan diberikan pada bulan Juli 2021.

"Kita berikan juga buat tahun ini jadi 6 bulan, empat bulan sudah diberikan pada Januari-April dan 2 bulan ekstra ini untuk bulan Mei dan Juni yang akan disalurkan pada bulan Juli," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Jakarta, Rabu (21/7).

Sri Mulyani menuturkan, sebelum ada tambahan anggaran, program bantuan sosial tunai ini telah disalurkan pada Januari-April. Total anggaran yang disiapkan yakni Rp 11,32 triliun.

Adanya tambahan ekstra 2 bulan tersebut menjadikan total anggaran pemerintah dalam program ini Rp 17,46 triliun. "Sehingga total anggaran Rp 17,46 triliun," kata dia.

Selain itu, Pemerintah juga menambah anggaran untuk program Kartu Prakerja senilai Rp 10 triliun. Semula pemerintah hanya menganggarkan Rp 20 triliun untuk 5,6 juta peserta. Sehingga sampai akhir tahun, alokasi program ini menjadi Rp 30 triliun.

"Pemerintah juga tambah lagi untuk penerima program kartu prakerja, tadinya Rp 20 triliun menjadi Rp 30 triliun," kata dia.

Sri Mulyani menambahkan, pemerintah juga memberikan bantuan kuota internet kepada 38,1 juta peserta didik dan tenaga kerja. Alokasi yang disiapkan dalam program ini yakni Rp 5,54 triliun untuk 5 bulan terhitung sejak Agustus-Desember.

"Minggu depan, saat anak-anak sekolah masuk lagi, kita akan berikan perpanjangan subsisi kuota internet buat Agustus-Desember," kata Sri Mulyani.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Subsidi

IHSG Berakhir Bertahan di Zona Hijau
Perbesar
Petugas menata tumpukan uang kertas di Cash Center Bank BNI di Jakarta, Kamis (6/7). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I perdagangan hari ini masih tumbang di kisaran level Rp13.380/USD. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 3 triliun untuk durasi subsidi 3 bulan dalam program ini. Namun adanya tambahan ini membuat total anggaran naik menjadi Rp 8,54 triliun.

"Jadi tambahan anggarannya Rp 5,54 triliun jadi total anggarannya jadi Rp 8,54 triliun," kata dia mengakhiri.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya