SDM Bidang Teknologi Kian Mendesak untuk Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Oleh Liputan6.com pada 21 Jul 2021, 10:46 WIB
Diperbarui 21 Jul 2021, 14:21 WIB
Ilustrasi teknologi
Perbesar
Ilustrasi teknologi. (Doc: LinkedIn)

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia telah mengakselerasi kehadiran teknologi digital dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Oleh karena itu, kebutuhan untuk menyiapkan talenta di bidang teknologi khususnya data science dan AI kian mendesak dan perlu menjadi perhatian kalangan perguruan tinggi dan stakeholders lainnya guna membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Laporan The Future Job of Report 2020 oleh World Economic Forum (WEF) menemukan terjadinya adopsi teknologi oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia. Hal ini mengindikasikan tentang mendesaknya kebutuhan pekerja antara lain di bidang data science dan analytics, artificial intelligence (AI) dan machine learning specialist, big data analytics, internet of thing (IoT) specialist, serta digital marketing specialist”, kata Founder Data Academy Nadia Alatas dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (21/7/2021).

Sejalan dengan dengan itu, laporan Bank Dunia yang berjudul Prospek Ekonomi Indonesia : Mempercepat Pemulihan yang dirilis pada Juni 2021 juga menyoroti tentang masih minimnya lapangan kerja yang layak dan berkualitas untuk mendorong pertumbuhan masyarakat kelas menengah di Indonesia. 

Dari sisi permintaan (demand), ada ketidakselarasan (mismatch) antara kapasitas angkatan kerja berpendidikan tinggi dengan kebutuhan industri. Gelar diploma atau sarjana tidak lagi menjadi jaminan, jika tidak mampu mengikuti cepatnya dinamika industri. 

Laporan ini merekomendasikan strategi reformasi untuk mengatasi tantangan terkait pekerjaan antara lain, melengkapi tenaga kerja Indonesia untuk memiliki pekerjaan kelas menengah dengan berinvestasi dalam membangun sistem pembelajaran dan pelatihan serta berbagai program untuk meningkatkan keterampilan pekerja.

Laporan tersebut juga mendorong lebih banyak perempuan ambil bagian dalam angkatan kerja dan mengurangi kesenjangan pendapatan antara laki-laki dan perempuan.   

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Cepat Beradaptasi

Ilustrasi Teknologi
Perbesar
Ilustrasi Teknologi. Kredit: Freepik

Pemenang Women in ICT-Channel Asia Award 2020 ini menekankan perlunya lulusan perguruan tinggi bahkan karyawan perusahaan melakukan up-skilling dan re-skilling agar cepat beradaptasi dengan kebutuhan pasar industri yang mengadopsi teknologi mutakhir.

Sebab, menurut dia, masih ada kesenjangan yang lebar antara kebutuhan industri atas talenta bidang data science dan AI dengan ketersedian yang disiapkan oleh dunia pendidikan. Perguruan tinggi mempunyai tantangan guna menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Data Academy menyiapkan training, sertifikasi, standarisasi, serta mendampingi perguruan tinggi dalam menyusun kurikulum dan riset data science dan AI. Sekaligus menyediakan program magang dan perekrutan. Semua itu dalam rangka mendekatkan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri,” Kata Nadia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya