Bos Kadin Bongkar Pengganjal Investasi di Indonesia

Oleh Liputan6.com pada 16 Jul 2021, 10:14 WIB
Diperbarui 16 Jul 2021, 10:14 WIB
Ketua Umum Kadin Indonesia 2021-2026 Arsjad Rasjid.
Perbesar
Ketua Umum Kadin Indonesia 2021-2026 Arsjad Rasjid.

Liputan6.com, Jakarta Terdapat beberapa tantangan investasi yang masih membayangi di Indonesia. Ini diungkapkan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid.

Tantangan pertama secara umum disebut merupakan hal klasik. Masalahnya terkait regulasi yang kurang seragam antara pusat dan daerah. Kemudian minimnya sarana infrastruktur penunjang di kawasan investasi.

Adapun tantangan kedua yang kerap menghambat investasi di Indonesia, adalah selalu berubahnya kebijakan seiring pergantian kepemimpinan.

Meski dikatakan untuk saat ini, pemerintah telah berupaya mengintegrasi regulasi pusat dan daerah melalui Online Single Submission (OSS).

Keberadaan OSS diharapkan mampu meningkatkan ketertarikan investor dengan kemudahan perizinan investasi.

"Ujung-ujungnya kita akan meningkatkan hilirisasi kita sambil menerapkan inovasi. Inti-intinya kita bisa membangun industri kita manufaktur kita dengan menerapkan digitalisasi," katanya di Jakarta, Jumat (16/7/2021).

Arsjad Rasjid juga menekankan dalam menarik investasi asing sebaiknya tidak hanya mengejar Foreign Direct Investment (FDI) saja.

Tetapi penarikan investasi harus dengan transfer of technology atau pertukaran keahlian. Itu karena masih banyak hal harus dilaksanakan. "Karena ini sudah ada jawaban dan di sini UU Cipta Kerja bisa melakukan ease of doing business,” ucapnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pemerintah Gandeng Pengusaha

Presiden Jokowi Tinjau Pelayanan OSS di BKPM
Perbesar
Presiden Joko Widodo didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Kepala BKPM Thomas Lembong meninjau layanan konsultasi Online Single Submission (OSS) BKPM di PTSP BKPM, Jakarta, Senin (14/1). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dia pun menyatakan, supaya penerapan OSS dapat lebih optimal sehingga investasi bisa lari lebih kencang.

Lebih lanjut, dia mengakui jika demi menyukseskan sektor investasi di Indonesia maka harus saling bekerja sama antara pelaku usaha dan pemerintah.

Pemerintah tidak bisa jalan sendiri, demikian pula dengan pengusaha. "Jadi tidak mungkin pemerintah berjalan sendiri," pungkas dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Ini

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya