Shopee Siapkan Sanksi Tegas Bagi Penjual yang Mainkan Harga Ivermectin

Oleh Liputan6.com pada 14 Jul 2021, 10:40 WIB
Diperbarui 14 Jul 2021, 10:40 WIB
Obat Ivermectin. Foto: AFP
Perbesar
Obat Ivermectin. Foto: AFP

Liputan6.com, Jakarta - Shopee Indonesia siap menindak tegas para penjual obat-obat kesehatan yang terbukti memasarkannya dengan harga mahal dan tak wajar di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Termasuk, Ivermectin sebagai obat terapi pasien Covid-19 yang harganya terus melonjak hingga Rp 325.000 setelah ramai diburu pembeli.

Kepala Kebijakan Publik Shopee Indonesia Radityo Triatmojo mengatakan, perusahaan memiliki tim internal yang didedikasikan untuk memantau dan melakukan moderasiterhadap produk yang dijual dalam aplikasi agar sesuai dengan regulasi yang sudah ada.

Aturan ini juga berlaku bagi Ivermectin yang harganya melambung tinggi setelah laku keras dipasaran.

"Jika terdapat akun yang menjual produk-produk yang tidak memiliki izin,berbahaya, atau dilarang untuk diperjual belikan secara bebas, tim internal Shopee akan mengambil langkah yang tegas," ucapnya kepada Merdeka.com, Rabu (14/7).

Meski begitu, dia tidak merinci sanksi tegas apa yang bakal dijatuhkan terhadap pedagang obat nakal tersebut.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Harga Ivermectin Melonjak Tinggi di E-commerce

Obat Ivermectin. Foto: AFP
Perbesar
Obat Ivermectin. Foto: AFP

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu menyatakan obat ivermectin dijadikan sebagai obat terapi penanganan bagi pasien covid-19, bukan obat covid-19. Selain itu, Erick menyebut harga Ivermectin cukup murah dikisaran Rp5000-7000 per tablet.

Namun berdasarkan penelusuran Liputan6.com, Kamis (1/7), harga ivermectin di platform aplikasi dan e-commerce seperti Halodoc, dan Tokopedia harganya bervariasi. Misalnya di Halodoc Ivermectin 12 mg isi 20 tablet dijual dengan harga Rp195.000 hingga Rp197.100 per setrip.

Sementara itu, di Tokopedia, obat Ivermectin dengan merek Ivermax 12 mg 10 tablet dibanderol dengan harga tertinggi Rp235.000-325.000 per setrip.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya