Simak 4 Cara Siapkan Dana Pensiun bagi Pemilik Usaha Kecil

Oleh Liputan6.com pada 11 Jul 2021, 08:00 WIB
Diperbarui 11 Jul 2021, 08:00 WIB
Ilustrasi dana pensiun.
Perbesar
Ilustrasi dana pensiun (ncsl.org).

Liputan6.com, Jakarta - Menurut sebagian orang, memiliki bisnis sendiri akan lebih menguntungkan. Ketika seseorang menjalankan bisnis milik sendiri, dia akan lebih bisa menyesuaikan jadwal antara bisnis dengan pekerjaan yang lain.

Selain itu, dengan memiliki bisnis sendiri pun sebenarnya akan memudahkan seseorang merencanakan anggaran untuk masa depan.

Namun, pada kenyataannya, masih banyak orang yang merasa belum mampu merencanakan anggaran untuk masa depan. Salah satunya mengenai dana pensiun.

"Ketika Anda menjadi pemilik usaha kecil, setiap bagian dari bisnis tersebut berkaitan dengan kehidupan pribadi Anda," kata David Burton, seperti dikutip CNN, Minggu (11/7/2021).

Memiliki rencana untuk dana pensiun dengan selalu menyisikan uang lebih awal dapat berguna untuk diri sendiri pada kemudian hari. Tentu berguna untuk hari tua ketika sudah tidak bekerja lagi.

Dengan memiliki bisnis sendiri, seharusnya Anda tidak perlu bingung bagaimana mengatur dana pensiun tersebut. Berikut ini tips untuk mempersiapkannya.

1. Ketahui berapa banyak yang diperlukan

Hal pertama yang penting mengenai dana pensiun adalah Anda harus mengetahui seberapa banyak kira-kira uang yang dibutuhkan ketika memasuki masa pensiunan. Pertimbangkan beberapa faktor, seperti pajak, inflasi, dan tunjangan jaminan sosial.

Selain itu, persiapkan pula beberapa pilihan yang mungkin diambil dalam keadaan mendesak karena Anda mungkin akan mendapatkan hal yang tidak terduga.

Mungkin pula Anda memerlukan sebuah alat keuangan, seperti kalkulator pensiun yang dapat membantu Anda mengevaluasi segala kebutuhan yang diperlukan ketika masa pensiun. Sesekali Anda juga bisa berkonsultasi dengan ahli keuangan untuk membahas dana pensiun lebih lanjut.

Dengan mengetahui seberapa banyak uang yang diperlukan untuk dana pensiun, dapat memudahkan diri Anda sendiri untuk memutuskan strategi mana yang lebih baik dalam memenuhi tujuan keuangan di masa pensiun Anda.

2. Buat strategi untuk bisnis

Poin penting kedua adalah Anda perlu memikirkan bagaimana nasib bisnis yang dijalankan ketika Anda sudah memasuki masa pensiun. Mungkin Anda akan mengalihkan kepemilikan bisnis Anda kepada orang lain atau bahkan menjual bisnis tersebut. Pikirkanlah bagaimana bisnis Anda akan berjalan ketika Anda sudah masuk masa pensiun.

Di sisi lain atau mungkin Anda akan tetap menjaga bisnis tersebut. Jika itu yang menjadi pilihan Anda, pikirkanlah cara terbaik untuk melindungi investasi bisnis dan memerhatikan tujuan keuangan jangka panjang.

  

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Jadikan Prioritas

Reksadana
Perbesar
Ilustrasi Investasi Uang Credit: pexels.com/pixabay

3. Menentukan program tabungan pensiun yang tepat

Setelah memahami apa saja kebutuhan pensiun, langkah selanjutnya adalah menentukan rencana bagaimana Anda menyimpan tabungan untuk pensiun secara tepat. Pikirkan segala tunjangan yang diperlukan untuk para karyawan dan jangan lupakan pajak yang harus dibayarkan.

"Dalam perencanaan bisnis, pikirkan bagaimana cara membuat rencana pensiun untuk diri sendiri. Selain itu jika Anda memiliki karyawan pun, jangan lupa memikirkan tunjangan pensiun untuk mereka sehingga mereka pun dapat mempersiapkan finansialnya," ujar Carlisle, manajer umum Betterment 401(k).

4. Jadikan perencanaan pensiun sebagai prioritas

Mungkin Anda akan sibuk mengurus bisnis yang dijalankan. Akan tetapi, jangan sampai mengabaikan perencanaan pensiun ini.

"Pastikan Anda memikirkan masa depan untuk diri sendiri dan masa depan karyawan. Anda bisa memulainya dari yang terkecil asal Anda tidak mengabaikan hal ini," ujar Carlisle.

 

 

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya