Hartadinata Pastikan Emas Produksinya Tak Mudah Tergores

Oleh Liputan6.com pada 22 Jun 2021, 15:11 WIB
Diperbarui 22 Jun 2021, 15:11 WIB
FOTO: Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp 937.000 per Gram
Perbesar
Petugas menunjukkan koleksi lempengan emas di Pegadaian, Jakarta, Selasa (18/5/2021). Berdasarkan informasi dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga dasar emas 24 karat ukuran 1 gram dijual Rp 937.000, naik Rp 4.000 per gram dari harga sebelumnya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta PT Hartadinata Abadi Tbk., untuk pertama kalinya akan membuat perhiasan emas dengan kadar emas 99,99 persen atau setara dengan logam mulia. Emas 24 karat ini didesain khusus dengan teknologi tertinggi agar tidak lunak dan cepat bengkok.

"Perhiasan dengan emas 99,99 persen ini memang jadi lunak dan mudah bengkok, makanya kita gunakan inovasi dengan teknologi yang kami kembangkan agar tidak mudah bengkok, lunak dan tergores," kata Direktur Utama Hartadinata Abadi, Sandra Susanto, dalam Konferensi Pers Peluncuran EmasKITA dan Kencana, Jakarta, Selasa (22/6).

Emas perhiasan hasil kerja sama dengan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) ini diberi nama Kencana. Dalam bahasa sunda dan jawa kencana berarti emas. Pemilihan kata ini untuk menegaskan emas perhiasan yang dibuat murni emas 24 karat.

"Kita ambil bran kencana yang artinya emas. Kencana ini kita ingin kasih ke masyarakat bahwa keindahan itu harus sesuatu yang murni," ungkapnya.

Sandra mengklaim, Hartadinata menjadi pionir pembuat emas perhiasan murni yang ada Indonesia. Dalam setiap produk perhiasan emas murni ini akan ditandai dengan logo Antam dan Hartadinata.

Untuk lebih meyakinkan keaslian produk, Emas Kencana juga akan dilengkapi dengan hologram dan QR code. Setelah dilakukan pemindaian, pengguna akan diarahkan menuju website resmi www.emaskita.id. Setelah mengisi data diri, nanti akan muncul keterangan yang menunjukkan status emas tersebut.

"Setelah mengisi data akan muncul keterangan produk ini asli atau tidak. Akan ada keterangan kode produksi, berat emas dan keaslian produk," kata dia.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Antam Tawarkan Produk Emas dengan Harga Terjangkau

Pelayanan Pegadaian Selama covid-19
Perbesar
Petugas menunjukkan emas yang digadai nasabah di Jakarta, Selasa (21/4/2020). Banyak nasabah yang datang untuk menggadaikan perhiasannya. (merdeka.com/Imam Buhori)

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau disebut Antam meluncurkan dua produk emas yakni EmasKITA dan Kencana bersama entitas anak PT Abuki Jaya Stainless Indonesia (AJSI), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (Hartadinata).

EmasKITA diklaim sebagai logam mulia mikro 99,99 persen yang memiliki pecahan 0,1 gram dan 0,25 gram. Hal ini dibuat untuk dapat dijangkau seluruh kalangan masyarakat Indonesia yang ingin melakukan investasi.  

"Kerja sama ini tentunya semakin membuka kesempatan investasi logam mulia bagi seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Jika sebelumnya investasi emas hanya bisa dijangkau oleh masyarakat menengah atas saja, sekarang seluruh lapisan masyarakat dapat berinvestasi EmasKITA yang produknya aman, berkualitas, dan harganya terjangkau," kata Direktur Operasi dan Transformasi Bisnis ANTAM, Risono, Selasa (22/6/2021).  

Kolaborasi ini juga menghadirkan Kencana, sebuah terobosan dalam bentuk perhiasan emas murni yang bisa mendukung penampilan dan sekaligus sebagai instrumen investasi jangka panjang karena memiliki kadar emas 99,99 persen.  

"Kencana adalah koleksi perhiasan yang terbuat dari emas 24 karat. ANTAM memilih Hartadinata sebagai mitra kerja dengan melihat pengalamannya yang ekstensif dalam memimpin segmen perhiasan emas di pasar domestik. Melalui produk Kencana, untuk pertama kalinya masyarakat Indonesia bisa mengenakan perhiasan emas murni 99,99 persen atau setara logam mulia," tuturnya.  

Antam merupakan satu-satunya perusahaan pengolahan dan pemurnian logam mulia di Indonesia yang telah memiliki sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA). 

Dalam sinergi ini, ANTAM bertindak sebagai pemasok bahan baku emas murni (999,9) yang berasal dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM).

saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓