Sandiaga Uno Ingin Industri Animasi Indonesia Mendunia

Oleh Liputan6.com pada 21 Jun 2021, 20:45 WIB
Diperbarui 21 Jun 2021, 20:45 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno meresmikan peluncuran mainan Bima S karya anak bangsa (ist)
Perbesar
Menparekraf Sandiaga Uno meresmikan peluncuran mainan Bima S karya anak bangsa (ist)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno terus mendorong bangkitnya industri kreatif di Indonesia. Salash satunya industri animasi.

Sandiaga Uno menjelaskan, pihaknya saat ini ingin mengembangkan ekosistem ekonomi digital terutama yang awalnya dari animasi lalu diaplikasikan ke dalam industri mainan.

Hal ini dikatakan Sandiaga Uno dalam peluncuran mainan action figure super hero Indonesia BIMA-S yang diproduksi oleh PT Royal Kreasi Cermerlang (RKC).

“Kami sedang menyelesaikan Peraturan Pemerintah tentang kekayaan intelektual yang bagian dari pada turunan Undang-undang Ekonomi Kreatif, sehingga nanti lebih banyak lagi yang menyusul BIMA-BIMA untuk memastikan bahwa kita juga bisa menjadi tuan rumah dinegeri sendiri,” ujar Sandiaga dalam keterangannya, Senin (21/6/2021).

Sandi optimis, suatu saat BIMA bukan hanya trekenal di Indonesia tetapi juga di mancanegara dan animasi karya anak bangsa bisa berbicara banyak di tingkat di dunia. “Bukan hanya Micky Mouse atau Avenger, tapi BIMA juga bisa ikut nanti bersaing dengan yang besar-besar seperti Marvel, DC Comic. Mudah-mudahan, ini mimpi saya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan, Kementerian Perindustrian mengapresiasi peluncuran produk mainan anak yang diproduksi sendiri oleh produsen dalam negeri.

“Kami sebagai Pembina industri sangat berterima kasih, karena itu merupakan salah satu program dimana Pak Stephen ini berarti mensubstitusi impor mainan anak-anak,” ujar Gati.

Ia berharap mainan BIMA-S menjadi mainan yang laku dipasaran sejalan dengan tren positif industri mainan yang mulai tumbuh kembali.

“Kemampuan industri mainan anak di dalam negeri tidak kalah. Melihat ekspor naik terus dari tahun 2017 hingga tahun 2019 dan sedikit menurut pada tahun 2020 karena adanya pandemi,” ungkap Sandiaga Uno.

 

Optimis Diterima Pasar

Bima S
Perbesar
Bima S, animasi anak bangsa (istimewa)

Di sisi lain, CEO RKC Stephen Sutjiadi mengatakan, peluncuran action figure BIMA-S ini bertujuan untuk meningkatkan minat pasar dalam negeri terhadap mainan dan sosok super hero lokal. Menurutnya, peluncuran BIMA-S dalam bentuk mainan action figure telah lama dinantikan para penggemarnya.

BIMA-S sendiri pertama kali muncul di serial animasi yang ditayangkan stasiun televisi nasional RCTI. Serial besutan MNC Animation ini berhasil mencuri perhatian publik khususnya para penggemar super hero dari kalangan anak-anak hingga generasi millennials.

“Setelah hadir dalam bentuk animasi, kami ingin mengajak para penggemarnya merasakan pengalaman baru melalui action figure BIMA-S yang hadir dilengkapi aksesoris lainnya seperti topeng, pedang, dan armor,” ujar Stephen.

Ia mengaku optimis atas respon pasar terhadap produk mainan ini.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓