Harga Emas di Pegadaian Lagi Murah Hari Ini 19 Juni 2021, Minat Beli?

Oleh Andina Librianty pada 19 Jun 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 19 Jun 2021, 09:00 WIB
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 666 Ribu per Gram
Perbesar
Petugas menunjukkan emas batangan di gerai Butik Emas Antam di Jakarta, Jumat (5/10). Pada perdagangan Kamis 4 Oktober 2018, harga emas Antam berada di posisi Rp 665 ribu per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas yang dijual PT Pegadaian (Persero) turun pada hari ini. BUMN ini ikutan menawarkan jual beli emas selain jasa gadai.

Harga emas di BUMN ini berubah mengikuti gerak pasar setiap harinya. Terdapat emas Antam, Retro hingga UBS yang dijual Pegadaian.

Semua jenis emas ini hanya tersedia di outlet Pegadaian. Setiap harinya harga emas Pegadaian bisa dipantau melalui website resminya.

Pada, Sabtu 19 Juni 2021, harga emas yang dijual Pegadaian terpantau turun. Berikut ini daftar lengkap dan terbaru harga emas PT Pegadaian (Persero) pada 19 Juni 2021:

Harga Emas Antam

- 0,5 gram = Rp 533.000

- 1 gram = Rp 961.000

- 2 gram = Rp 1.859.000

- 3 gram = Rp 2.761.000

- 5 gram = Rp 4.567.000

- 10 gram = Rp 9.075.000

- 25 gram = Rp 22.554.000

- 50 gram = Rp 45.025.000

- 100 gram = Rp 89.966.000

- 250 gram = Rp 224.637.000

- 500 gram = Rp 449.054.000

- 1000 gram = Rp 898.066.000

 

Harga Emas Antam Retro

- 0,5 gram = Rp 497.000

- 1 gram = Rp 930.000

- 2 gram = Rp 1.842.000

- 3 gram = Rp 2.736.000

- 5 gram = Rp 4.546.000

- 10 gram = Rp 9.035.000

- 25 gram = Rp 22.458.000

- 50 gram = Rp 44.834.000

- 100 gram = Rp 89.588.000

 

Harga Emas Antam Batik

- 0,5 gram = Rp 606.000

- 1,0 gram = Rp 1.118.000

- 8,0 gram = Rp 8.433.000

 

Harga Emas UBS

- 0,5 gram = Rp 499.000

- 1 gram = Rp 933.000

- 2 gram = Rp 1.852.000

- 5 gram = Rp 4.575.000

- 10 gram = Rp 9.100.000

- 25 gram = Rp 22.704.000

- 50 gram = Rp 45.315.000

- 100 gram = Rp 90.594.000

- 250 gram = Rp 226.417.000

- 500 gram = Rp 452.299.000

- 1000 gram = Rp 903.621.000

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Harga Emas Turun Menuju Pekan Terburuk dalam Setahun

Pasar Saham Global Bergejolak, Harga Emas Ikut Turun
Perbesar
Aksi jual terjadi dan kekhawatiran terhadap situasi ekonomi China membuat harga emas turun 0,5 persen menjadi US$ 1.153,60 per ounce.

Harga emas berjuang dalam sesi perdagangan yang bergejolak menuju pekan terburuk dalam lebih dari setahun pada perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta). Hal ini karena dolar memperpanjang reli di belakang pandangan hawkish Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed).

Dikutip dari CNBC, Sabtu (19/6/2021), harga emas di pasar spot turun tipis 0,17 persen menjadi USD 1.770,36 per ounce sekitar pukul 15:00. ET, menghentikan kenaikan awal pada beberapa pembelian murah.

Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,3 persen pada USD 1.769,90 per ounce.

The Fed mengatakan pada hari Rabu bahwa pihaknya akan mempertimbangkan apakah akan mengurangi pembelian asetnya di setiap pertemuan berikutnya dan mengajukan proyeksi kenaikan suku bunga hingga 2023.

Harga emas batangan semakin jatuh oleh pernyataan Presiden Fed St. Louis James Bullard bahwa inflasi lebih kuat dari yang diantisipasi dan pengetatan kebijakan moneter yang lebih cepat adalah respons alami terhadapnya.

"Pasar takut akan rahang Fed lebih lanjut," kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures.

Masih harus dilihat "seberapa banyak pembicaraan Fed yang akan kita dapatkan tentang potensi mengurangi pembelian aset dan menaikkan suku bunga di beberapa titik di masa depan, jika perkiraan ini benar," tambah Meger.

Indeks dolar menuju minggu terbaiknya dalam hampir sembilan bulan, mengurangi daya pikat emas untuk pemegang mata uang lainnya.

Tetapi beberapa analis, termasuk dari Goldman Sachs dan Commerzbank, mengatakan emas dapat bersiap untuk pemulihan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Prediksi Harga Emas

Harga Emas Terus Bersinar di Tahun 2020, Penjualan Emas Antam Capai Rp 6,41 T
Perbesar
Untuk memperkuat nilai tambah produk emas, Antam terus melakukan inovasi produk dan penjualan.

Mungkin ada lebih banyak tekanan jual jangka pendek dalam emas tetapi di beberapa titik pemburu barang murah bisa turun tangan, merasakan peluang beli mengingat bahwa kenaikan inflasi secara historis "bullish" untuk logam mulia, kata analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff.

Commerzbank juga mempertahankan perkiraan akhir tahun USD 2.000 per ons, tidak berubah.

Selain harga emas, harga Palladium terakhir turun 1,94 persen pada level USD 2.462,18. Sementara perak turun 0,23 persen menjadi USD 25,86 dan platinum turun 1,94 persen menjadi USD 1.037,53. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓