33 Ribu Pegawai KAI Sudah Divaksinasi Covid-19

Oleh Athika Rahma pada 18 Jun 2021, 15:40 WIB
Diperbarui 18 Jun 2021, 15:40 WIB
Arus Balik Mudik Kereta Api
Perbesar
Penumpang bersiap turun dari rangkaian kereta api Argo Lawu dari Solo di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin (17/5/2021). Kepala Humas PT KAI Daop I Eva Chairunisa mengatakan pada hari ini diperkirakan akan ada 2.100 penumpang kereta api jarak jauh yang akan tiba di Jakarta (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 33 ribu pegawai PT Kereta Api Indonesia (Persero) beserta anak-anak usahanya telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Angka ini setara dengan 73 persen dari jumlah pegawai PT KAI secara keseluruhan.

Dengan pergerakan dan interaksi  yang tinggi, layanan transportasi publik mendapatkan perhatian khusus pemerintah, terbukti saat Presiden RI Joko Widodo meninjau langsung proses pelayanan vaksin di Stasiun Bogor, Kamis lalu.

"Vaksinasi yang dilakukan kepada petugas KAI dilakukan dalam rangka melindungi pekerja dan para pelanggan KAI dari Covid-19," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya, Jumat (18/6/2021).

Pemberian vaksin kepada pegawai KAI ini penting dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam rangka melindungi pekerja dan masyarakat pengguna transportasi publik dari Covid-19.

KAI mengutamakan vaksinasi kepada para frontliner dikarenakan mereka lah yang langsung melayani para pelanggan setiap harinya. Petugas Stasiun, Pramugari, Petugas keamanan dan Kondektur adalah beberapa pekerjaan yang diutamakan mendapatkan vaksin Covid-19.

KAI akan terus berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak terkait untuk dapat meningkatkan jumlah pegawai KAI yang mendapatkan Vaksin Covid-19.

"KAI berkomitmen untuk terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada berbagai layanannya sehingga masyarakat tidak perlu ragu  menggunakan Kereta Api dalam rangka mendukung mobilitasnya di masa pandemi Covid-19 ini," tutup Joni.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5.246 Pegawai KAI Peroleh Vaksinasi

Penumpang Kereta Api di Palembang Wajib Kantongi Surat Bebas Covid-19
Perbesar
Surat keterangan bebas Covid-19 wajib dimiliki oleh calon penumpang kereta api di Palembang (Dok. website PT KAI / Nefri Inge)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melakukan vaksinasi massal kepada 5.246 pegawai KAI Group di Pusdiklat Ir. H Juanda KAI, Kota Bandung, yang dimulai pada Selasa (23/3/2021).

Para pegawai yang divaksin adalah mulai dari level manajemen hingga pelaksana di bidang operasional, frontliner dan administrasi yang bertugas di Bandung.

“Kami ingin para pegawai terlindungi lewat vaksinasi tersebut. Dengan perjalanan kereta api yang semakin aman dari Covid-19, kepercayaan pelanggan akan moda transportasi kereta api juga diharapkan terus meningkat,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Joni mengatakan vaksinasi Covid-19 sangat diperlukan oleh KAI karena pegawai KAI memegang peranan penting untuk menyediakan transportasi baik untuk penumpang maupun barang. Di samping itu, para petugas di lapangan secara intens dan rutin melayani masyarakat di stasiun dan di atas kereta api.

Sampai dengan 22 Maret 2021, sebanyak 7.493 pegawai KAI Group sudah divaksin atau 17% dari 42.853 pegawai yang telah didaftarkan. Jumlah tersebut akan terus bertambah menyesuaikan dengan jadwal vaksinasi Dinas Kesehatan setempat.

Joni menambahkan, KAI memprogramkan sampai dengan 31 Maret, total 22 - 23 ribu pegawai KAI Group telah divaksin dalam rangka memberikan proteksi kepada pegawai dan pelanggan KAI.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan di berbagai wilayah kerja KAI sehingga dapat terselenggara vaksinasi untuk pegawai-pegawai KAI,” kata Joni.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓