Jokowi Ingin Sektor Jasa Keuangan Capai Herd Immunity pada Agustus 2021

Oleh Andina Librianty pada 16 Jun 2021, 11:04 WIB
Diperbarui 16 Jun 2021, 11:09 WIB
FOTO: Jokowi Tinjau Vaksinasi COVID-19 Massal di Terminal Kampung Rambutan
Perbesar
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (tengah) didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) meninjau vaksinasi COVID-19 massal pelaku transportasi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Kamis (10/6/2021). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada hari ini, Rabu 16 Juni 2021, melaksanakan vaksinasi massal di sektor jasa keuangan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang turut meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini berharap herd immunity di sektor jasa keuangan bisa tercapai pada Agustus 2021.

Vaksinasi massal sektor jasa keuangan ini digelar di Tennis Indoor Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK).Selain itu juga secara serentak dilaksanakan bersama Kantor Regional dan Kantor OJK di 10 kota lainnya yaitu Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Yogyakarta, dan Jambi.

Jokowi pun berharap semua daerah bisa mempercepat proses vaksinasi.

"Dengan percepatan ini, sekali lagi kita harapkan bisa mengurangi penyebaran Covid-19, dan pagi hari ini tidak hanya di Jakarta saja, di semua provinsi di sektor jasa keuangan juga melakukan vaksinasi massal semuanya. Saya berharap semua daerah bisa memperbanyak, meningkatkan vaksinasinya, sehingga kecepatan vaksinasi di sektor jasa keuangan segera mencapai herd immunity, paling tidak di bulan Agustus," ungkap Jokowi saat meninjau vaksinasi massal sektor jasa keuangan di Tennis Indoor Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), DKI Jakarta pada Rabu (16/6/2021).

Vaksinasi massal sektor jasa keuangan pada hari ini diikuti oleh 10 ribu peserta, dan ditargetkan dalam satu pekan ini akan mencapai 100 ribu.

Pemerintah, kata Jokowi, akan terus meningkatkan jumlah pemberian vaksin. Targetnya dinaikkan dari 500 ribu dosis per hari menjadi satu juta mulai bulan depan.

"Target kita nanti di awal Juli kalau sebelumnya 500 ribu, nanti di awal Juli sudah harus capai 1 juta per hari," tutur Jokowi.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Jokowi Tancap Gas soal Vaksinasi Covid-19 mulai Juli 2021

Potret Seniman Suntik Vaksin COVID-19
Perbesar
Nicholas Saputra lakukan vaksinasi Covid-19 yang ditinjau langsung oleh Jokowi. (Instagram/@kemdikbud.ri)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pemerintah terus memperluas pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Pemerintah pun menaikkan target dari 500 ribu dosis per hari menjadi satu juta mulai Juli 2021.

"Target kita nanti di awal Juli kalau sebelumnya 500 ribu, nanti di awal Juli sudah harus capai 1 juta per hari," ungkap Jokowi saat meninjau vaksinasi massal sektor jasa keuangan di Tennis Indoor Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), DKI Jakarta pada Rabu (16/6/2021).

Dalam agenda peninjauan vaksinasi massal ini, Jokowi juga turut didampingi oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

Vaksinasi massal di sektor jasa keuangan ini dilaksanakan oleh OJK bersama Kementerian Kesehatan. Vaksinasi hari ini diikuti oleh 10 ribu peserta, dan ditargetkan dalam satu pekan ini akan mencapai 100 ribu.

"Kita lakukan ini dalam rangka mempercepat vaksinasi dan kita harapkan juga segera terbentuk herd immunity, terbentuk kekebalan komunal. Kita berharap kecepatan ini bisa dilakukan di sektor-sektor yang lain, dan Covid-19 kita hambat dalam waktu secepatnya-cepatnya," tutur Jokowi.

Selain di GBK, pemberian vaksinasi massal secara serentak ini dilaksanakan bersama Kantor Regional dan Kantor OJK di 10 kota lainnya yaitu Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Yogyakarta, dan Jambi.

"Saya harapkan semua daerah bisa memperbanyak meningkatkan vaksinasinya, sehingga kecepatan vaksinasi di sektor jasa keuangan segera mencapai herd immunity. Paling tidak, maksimum di bulan Agustus," kata Jokowi.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓