Jokowi dan Sri Mulyani Tinjau Vaksinasi Covid-19 Sektor Jasa Keuangan

Oleh Andina Librianty pada 16 Jun 2021, 09:38 WIB
Diperbarui 16 Jun 2021, 09:43 WIB
Potret Seniman Suntik Vaksin COVID-19
Perbesar
Nicholas Saputra lakukan vaksinasi Covid-19 yang ditinjau langsung oleh Jokowi. (Instagram/@kemdikbud.ri)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada hari ini, Rabu 16 Juni 2021, meninjau vaksinasi Covid-19 bagi pelaku sektor jasa keuangan. Vaksinasi digelar di Tennis Indoor Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo juga turut mendampingi Jokowi.

Vaksinasi massal ini bertujuan agar segera terbentuk herd immunity. Jokowi pun berharap vaksinasi dapat menghambat penyebaran Covid-19 dengan lebih cepat.

"Pagi hari ini kita melaksanakan vaksinasi massal di sektor jasa keuangan yang diikuti kurang lebih 10 ribu peserta, yang nanti targetnya dalam seminggu ini kurang lebih 100 ribu," kata Jokowi di sela tinjauan vaksinasi massal di GBK pada Rabu (16/6/2021).

Vaksinasi massal ini digelar oleh OJK bersama Kementerian Kesehatan RI. Ini merupakan bentuk upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 dan mempercepat pemulihan ekonomi.

Program vaksinasi ini juga merupakan bagian dari peran OJK untuk meningkatkan capacity building industri jasa keuangan, dan meningkatkan kualitas SDM sektor jasa keuangan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat (recycling program). Hal ini mengingat para pelaku sektor jasa keuangan memiliki intensitas tinggi berkontak langsung dengan nasabah di masa pandemi.

Pemberian vaksinasi massal secara serentak dilaksanakan bersama Kantor Regional dan Kantor OJK di 10 kota lainnya yaitu Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Yogyakarta, dan Jambi.

Menkes: Presiden Jokowi Dorong Akselerasi Vaksinasi COVID-19, Target Juli 1 Juta per Hari

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin
Perbesar
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menghadiri acara Mata Najwa dalam sesi 'Beres-beres Kursi Menkes' pada 6 Januari 2021. (Dok Kementerian Kesehatan RI)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mendorong akselerasi atau percepatan vaksinasi COVID-19 di masyarakat.

Dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (14/6/2021), Menkes mengatakan Presiden telah meminta agar target vaksinasi 700 ribu per hari di bulan Juni, serta 1 juta per hari di Juli dapat tercapai.

"Beliau sudah menugaskan TNI dan Polri untuk mendampingi bersama-sama dengan vaksinasi program melalui pemerintah daerah, untuk bisa melakukan vaksinasi sampai 400 ribu per hari," kata Menkes.

"Sehingga 600 ribu per hari akan melalui jalur pemerintah daerah, sedangkan 400 ribu per hari akan dilakukan melalui jalur sentral TNI dan Polri," Budi Gunadi menambahkan.

Ia melanjutkan, Kementerian Kesehatan sudah diminta untuk memastikan agar koordinasinya berjalan dengan baik dan suplai vaksin COVID-19 juga dilakukan dengan baik.  2 dari 5 halaman Implementasi Protokol KesehatanDalam pernyataan tersebut, Menkes juga mengungkapkan bahwa Jokowi telah meminta agar implementasi protokol kesehatan di lapangan harus dijalankan dengan lebih disiplin.

"Untuk implementasi di lapangan Bapak Presiden menekankan sekali lagi, bahwa protokol kesehatan harus dijalankan dengan disiplin sesuai aturan PPKM mikro yang sudah ada," kata Menkes.

"Memang banyak aturannya sudah baik untuk daerah merah, oranye, kuning, tapi implementasi di lapangannya perlu didisiplinkan," lanjut Menkes seperti dikutip dari siaran di saluran Youtube Sekretariat Presiden.

Budi pun mengatakan bahwa Presiden sudah menugaskan Panglima TNI dan Kapolri untuk memastikan implementasi PPKM mikro di lapangan sudah sesuai dengan yang telah dirumuskan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓