Gojek Perluas Vaksinasi Mitra Pengemudi hingga 29 Kota dan Kabupaten

Oleh Tira Santia pada 15 Jun 2021, 21:23 WIB
Diperbarui 15 Jun 2021, 21:42 WIB
Gojek dan Tokopedia bentuk GoTo, grup teknologi terbesar di Indonesia.
Perbesar
Gojek dan Tokopedia bentuk GoTo, grup teknologi terbesar di Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta Gojek memperluas cakupan wilayah program vaksinasi Covid-19 kepada mitra pengemudi (driver) hingga 29 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Perluasan tersebut menempatkan Gojek sebagai perusahaan transportasi online dengan jangkauan wilayah vaksinasi mitra driver terluas di Indonesia.

Vaksinasi mitra driver Gojek telah diselenggarakan di Jakarta, Medan, Padang, Jambi, Pekanbaru, Palembang, Lampung, Belitung, Batam, Tangerang, Bogor, Depok, Cirebon, Bandung, Sleman, Semarang, Gresik, Solo, Kediri, Surabaya, Jember, Malang, Denpasar, Mataram, Balikpapan, Kutai, Makassar, Gowa, dan Merauke.

 “Kami melihat bahwa aktivitas masyarakat di luar rumah semakin tinggi. Peningkatan aktivitas ini disertai dengan risiko kasus COVID 19 yang terkonfirmasi di Indonesia yang terpantau meningkat. Untuk itu, selama kurang dari empat bulan terakhir, kami terus mengoptimalkan pelaksanaan program vaksinasi agar mitra driver dan pelanggan Gojek semakin aman dan nyaman selama di perjalanan,” kata Chief Transport Officer Gojek Raditya Wibowo, dalam diskusi Gojek dengan SBM ITB, Selasa (15/6/2021).

Dia menuturkan jika selama kurang dari empat bulan terakhir, perusahaan terus mengoptimalkan pelaksanaan program vaksinasi agar mitra driver dan pelanggan Gojek semakin aman dan nyaman selama di perjalanan.

Gojek dipastikan konsisten menerapkan standar keamanan, kesehatan, dan kebersihan tertinggi bagi mitra driver dan pelanggannya.

Komitmen tersebut turut tercermin lewat dukungan Gojek terhadap program vaksinasi Covid-19. "Secara intens kami berkolaborasi aktif dengan Halodoc, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai otoritas terkait dalam mempercepat proses vaksinasi bagi mitra kami di Indonesia," jelas dia.

Dalam kesempatan yang sama, Director of Center for Policy and Public Management, Sekolah Bisnis dan Manajemen, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) Yudo Anggoro menyampaikan bahwa program vaksinasi menjadi fokus banyak pihak tidak hanya karena memberikan dampak baik bagi kesehatan, juga karena dapat meningkatkan rasa aman masyarakat yang dituntut untuk beraktivitas ke luar rumah.

“Terlebih di sektor transportasi, kami menemukan temuan bahwa faktor pemicu rasa aman masyarakat yang dituntut bepergian adalah program vaksinasi pengemudi transportasi. Hal ini tentunya hasil dari upaya kolektif Pemerintah serta pihak swasta seperti Gojek, yang terus memperluas program vaksinasi sesuai dengan ranah dan industri masing-masing,” pungkasnya.

 

 

Fitur Baru

Ratusan Mitra Gojek Jalani Vaksinasi Drive Thru di sentra vaksinasi Indonesia Bangkit Rumah Sakit UI
Perbesar
Mitra Gojek sedang diukur tensi di sentra vaksinasi Indonesia Bangkit Rumah Sakit UI, Depok, Rabu (02/06/2021). Vaksinasi yang melibatkan ratusan mitra Gojek membantu percepatan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen. (Liputan6.com/HO/Ading)

Gojek juga meluncurkan fitur terbaru yang memungkinkan pelanggan untuk melihat status vaksinasi mitra driver pada halaman pemesanan di aplikasi. Fitur terbaru ini telah tersedia pada aplikasi Gojek versi terbaru.

Gojek juga memberikan sejumlah pembaruan fitur yang sebelumnya sudah disematkan ke dalam aplikasi. Mulai dai Fitur Ceklis Protokol Kesehatan dan Selfie Verifikasi Masker di aplikasi mitra driver, lalu pengoperasian Zona NyAman (titik tunggu atau pemesanan GoRide dan GoCar Instan yang dilengkapi protokol kesehatan ketat) di puluhan titik di lokasi strategis.

Selanjutnya, penggunaan sekat pelindung di armada GoCar dan GoRide, pemasangan air purifier di ribuan armada GoCar di Jabodetabek, dan fitur status vaksinasi mitra driver di aplikasi Gojek versi terbaru.

"Inisiatif keamanan dan kebersihan akan terus menjadi prioritas Gojek demi semakin memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh ekosistem Gojek termasuk mitra driver dan pelanggan, serta masyarakat pada umumnya yang harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi pandemi," tutup Raditya.

 

Saksikan Video Ini

Lanjutkan Membaca ↓