Menko Airlangga: 31 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Disuntikkan ke Masyarakat

Oleh Liputan6.com pada 15 Jun 2021, 17:10 WIB
Diperbarui 15 Jun 2021, 17:57 WIB
FOTO: Melihat Sentra Vaksinasi COVID-19 di Jakarta
Perbesar
Vaksinator menyiapkan vaksin AstraZeneca untuk disuntikka kepada warga saat peresmian Sentra Vaksinasi COVID-19 di RS St. Carolus, Jakarta, Senin (14/6/2021). Sentra vaksinasi ini guna mendukung program pemerintah untuk memulihkan kembali industri pariwisata domestik. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mencatat, hingga saat ini sudah 31 juta dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan kepada masyarakat Indonesia.

Hal ini menjadi komitmen pemerintah dalam mendorong pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 dapat mencapai 1 juta dosis per hari pada Juli 2021.

“Kita berharap pada Juli nanti angka 1 juta per hari bisa dilakukan karena memang tidak ada lain untuk penanganan Covid-19 ini yaitu adalah percepatan vaksinasi,” kata dia dalam Webinar Seri II : Kebijakan Pemerintah, Peluang, Tantangan, dan Kepemimpinan di Masa dan Pasca Pandemi Covid-19, Selasa (15/6).

DIa mengatakan target 1 juta dosis vaksin Covid-19 per hari tersebut akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan sebanyak 600 ribu dosis serta 400 dosis oleh TNI dan Polri.

Tak hanya itu, pengendalian Covid-19 juga akan dilakukan dengan memperpanjang implementasi PPKM Mikro hingga 28 Juni 2021 yang berlaku untuk 34 provinsi.

Adapun beberapa aspek semakin diperketat seperti pendidikan di daerah dengan zona merah tetap berlangsung secara daring serta kegiatan peribadatan dilakukan di rumah kasing-masing.

“Kenaikan Covid-19 di Bangkalan dan Kudus itu dari kegiatan pascaidulfitri, silaturahmi, halal bi halal, kemudian kegiatan kendurian. Khusus di Kudus ada kegiatan keagamaan yang terkait dengan ziarah ke makam Sunan Kudus,” pungkasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Jokowi Targetkan DKI Lakukan Vaksinasi COVID-19 pada 100 Ribu Orang per Hari

Lansia di Gorontalo saat melakukan Vaksinasi Covid-19. foto: Istrimewa (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Perbesar
Lansia di Gorontalo saat melakukan Vaksinasi Covid-19. foto: Istrimewa (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Presiden Joko Widodo menargetkan DKI Jakarta bisa melakukan vaksinasi COVID-19 dengan jumlah akseptor 100 ribu orang per hari. Target ini disampaikan usai DKI Jakarta sudah melakukan vaksinasi pada 18 tahun ke atas pekan lalu.

Target mencapai 100 ribu akseptor vaksinasi COVID-19 diharapkan bisa terwujud mulai minggu depan.

"Diharapkan DKI Jakarta mulai minggu depan satu hari target yang diberikan bisa dicapai, 100 ribu per hari," kata pria yang karib disapa Jokowi usai meninjau vaksinasi massal di Waduk Pluit Jakarta pada Senin, 14 Juni 2021.

Target sebesar itu diberikan guna mengejar herd immunity atau kekebalan komunal bagi penduduk ibu kota. Bila setiap hari vaksinasi COVID-19 berhasil mencapai target, maka pada Agustus 2021 sudah ada lebih dari 70 persen warga DKI yang mendapat suntikan vaksin COVID-19.

"Kita harapkan dengan jumlah yang kita targetkan, di Agustus sudah bisa mencapai kekebalan komunilan dan penyebaran COVID-19 di DKI bisa dikurangi," tuturnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Persediaan Vaksin

Jokowi juga menyampaikan bahwa target orang yang divaksin setiap hari serta jumlah vaksin yang dimiliki sudah berdasarkan hitung-hitungan yang matang. Sehingga masyarakat tak perlu khawatir akan kehabisan stok.

"Tadi saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan dan Gubernur DKI untuk manajemen pelaksanaan dan persiapan, serta jumlah vaksin. Dan, dari hitung-hitungan saya kira InsyaAllah lancar," tuturnya. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓