Penyaluran KUR hingga 14 Juni 2021 Capai Rp 111,99 Triliun

Oleh Liputan6.com pada 15 Jun 2021, 14:05 WIB
Diperbarui 15 Jun 2021, 14:05 WIB
20151120-Target-KUR-30-triliun-di-2015-Jakarta-AY
Perbesar
Pekerja saat menyusun kursi dan meja di Jakarta, Jumat (20/11). Penyaluran kredit tersebut Melalui tiga Bank BUMN yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, dan Bank Negara Indonesia (BNI). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Relisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 14 Juni 2021 mencapai Rp 111,99 triliun. Angka ini setara dengan 44,26 persen dari target sebesar Rp 253 triliun pada tahun ini.

"Penyaluran KUR ini diberikan ke 3,06 juta debitur," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Webinar Seri II : Kebijakan Pemerintah, Peluang, Tantangan, dan Kepemimpinan di Masa dan Pasca Pandemi Covid-19, Selasa (15/6/2021).

Jika dirincikan penyaluran KUR berdasarkan jenis untuk super mikro mencapai 4,70 persen atau senilai Rp 5,26 triliun. Jumlah ini diberikan untuk 596.381 debitur.

Kemudian untuk KUR mikro sebesar Rp 69,28 triliun atau sekitar 61,86 persen yang diberikan kepada 2,27 juta debitur. Lalu untuk KUR kecil sebesar Rp 37,42 triliun atau 33,42 persen diberikan kepada 189,781 debitur.

Terakhir, untuk KUR TKI baru mencapai Rp 22,53 miliar. Angka ini setara dengan 0,02 persen yang diberikan kepada 927 debitur.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Plafon Naik

Pemerintah siapkan KUR pada bisnis di sektor wisata
Perbesar
Sovenir papan seluncur terlihat di Bali, Senin (15/10). KUR yang disediakan pemerintah untuk sektor pariwisata sebagai upaya pengembangan destinasi di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Seperti diketahui, sebelumnya Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut bahwa plafon program KUR (Kredit Usaha Rakyat) tanpa jaminan dinaikkan menjadi Rp100 juta dari sebelumnya hanya Rp50 juta.

"Arahan bapak presiden tentu terkait dengan KUR yang tanpa jaminan yang selama ini angkanya antara di bawah Rp50 juta ini ditingkatkan plafonnya menjadi Rp100 juta. Jadi sekali lagi bahwa yang tanpa jaminan dari Rp50 juta dinaikkan menjadi Rp100 juta," kata Airlangga dalam konferensi virtual usai Rapat Terbatas (Ratas), Senin (5/4).

Kata Airlangga, Presiden Jokowi juga minta agar kredit untuk UMKM ditingkatkan menjadi Rp20 miliar dari sebelumnya hanya Rp500 juta-Rp10 miliar. Dengan begitu, pelaksanaan tersebut diharapkan bisa segera dilaporkan.

"Nah, KUR yang besarannya antara Rp500 juta sampai Rp10 miliar ini arahan bapak presiden untuk ditingkatkan dari Rp500 juta menjadi Rp20 miliar. Ini perubahan-perubahan yang diharapkan untuk segera dapat dilaporkan ke bapak Presiden," katanya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓