Jadi Kapan Nih Bali Terbuka untuk Turis Asing?

Oleh Liputan6.com pada 14 Jun 2021, 16:50 WIB
Diperbarui 14 Jun 2021, 16:50 WIB
Tempat Wisata Terindah di Indonesia
Perbesar
Bali (Sumber: Pixabay)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah saat ini masih melakukan finalisasi sektor pariwisata terkait persiapan pembukaan travel bubble antara Indonesia dengan sejumlah negara. Berbagai persiapan dilakukan ini nantinya akan diuji coba terlebih dahulu untuk dilakukan evaluasi.

"Travel bubble ini terus difinalisasi dan kita bisa jadikan Bali sebagai uji coba," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dalam Weekly Press Briefing, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Sandiaga mengatakan finalisasi tengah dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri. Sehingga saat ini prosesnya masih berlangsung di kementerian pimpinan Retno Marsudi itu.

Kepala Biro Komunikasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu, hasil finalisasi ini nanti akan diumumkan langsung oleh Kementerian Luar Negeri. Mulai dari persyaratan turis asing yang boleh masuk, hingga evaluasi yang akan dilakukan selama masa percobaan di Bali.

"Kementerian/lembaga ini sudah terus finalisasi persyaratan turis yang mau masuk dan lain sebagainya," kata dia.

Terpenting, kata Vinsensius pembukaan pariwisata di Bali untuk wisatawan asing masih dalam tahapan uji coba. Selama masa uji coba tersebut akan dilakukan evaluasi secara bertahap untuk memperbaiki sistem agar ketika saatnya dibuka secara umum, Bali sudah siap.

"Pembukaan bertahap di Bali itu pilot project dan akan dievaluasi apakah itu mingguan atau harian," kata Sandiaga Uno mengakhiri.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sandiaga Uno: Sebenarnya Bali Sudah Siap Terima Turis Asing

Sandiaga Uno
Perbesar
Sandiaga Uno menjelaskan kerja dari Bali (Work From Bali) akan mengikutsertakan ASN sebanyak 25 persen (Liputan6.com/Komarudin)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan kasus baru terkonfirmasi Covid-19 di Bali sudah mulai bisa dikendalikan. namun berbeda dengan skala nasional dan internasional yang justru terus bertambah.

Sandiaga menjelaskan, kasus baru Covid-19 mulai melandai. Ia pun mencontohkan dengan Bali. saat ini dalam satu hari peningkatan kasus baru Covid-19 di Bali sudah kurang dari 100 kasus. Hal ini membuat Bali sebagai destinasi pariwisata Indonesia semakin siap untuk dibuka kembali bagi wisatawan mancanegara.

Namun memang, perlu juga menjadi perhatian peningkatan kasus baru secara nasional maupun global. Akibat peningkatan kasus nasional dan global ini maka Bali harus tetap bertahan tanpa kedatangan wisman.

"Walaupun Bali masih di bawah 100 kasus baru per hari tetapi tentunya situasi Covid-19 secara nasional dan global akan sangat menentukan," kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif masih terus mempersiapkan Bali yang akan dibuka untuk turis asing. Hasil rapat koordinasi Sandiaga di Bali beberapa hari yang lalu pun akan segera dibahas di tingkat menteri.

"Kami lakukan rapat koordinasi di Bali beberapa hari lalu dan akhirnya akan kita bawa ke rapat tingkat menteri," kata dia.

Dalam rapat tersebut diakui Sandiaga masih ada beberapa hal yang masih menjadi catatan. Berbagai catatan tersebut akan terus diperbaiki agar ketika Bali dibuka kembali untuk para tamu asing sudah sudah siap.

"Ada beberapa catatan yang perlu dilengkapi agar pembukaan Bali nanti dengan penuh percaya diri dan keyakinan," kata Sandiaga Uno.

Untuk itu dia berharap semua pihak bisa bekerja sama dalam menekan kasus baru positif Covid-19. Sebab dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan terjadi peningkatan kasus aktif secara nasional.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓