Kementan Dukung Penerapan Keterbukaan Informasi Publik dengan Pemenuhan Komitmen Bersama

Oleh Liputan6.com pada 14 Jun 2021, 09:50 WIB
Diperbarui 14 Jun 2021, 09:59 WIB
Kementan Dukung Penerapan Keterbukaan Informasi Publik dengan Pemenuhan Komitmen Bersama
Perbesar
(Foto:Dok.Kementerian Pertanian RI)

Liputan6.com, Jakarta Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi memimpin langsung penandatanganan Komitmen pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang dilakukan oleh seluruh pejabat eselon 2 lingkup Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.

Acara tersebut disaksikan secara langsung oleh Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana Sunarkha dan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Sekretariat Kementerian Pertanian Kuntor Boga Andri hari Minggu (15/6).

Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana mengapresiasi pelaksanaan acara penandatangan komitmen PPID.

"Ini membuktikan bahwa Kementan pada saat penghargaan tahun kemarin memang layak menjadi juara 1 sebagai kementerian yang informatif mengalahkan 33 kementerian lain, dan semoga akan berlanjut mempertahankan performanya,” ujarnya.

Saat ini, menurut Gede era keterbukaan informasi tidak dapat terhindarkan. Informasi merupakan energi yang mampu mengakselerasi proses pencerdasan bangsa dan menorehkan berbagai perubahan yang tidak dapat dibayangkan sebelumnya.

“Tujuan utama KIP bukan pemeringkatan tetapi membangun Good Governance sehingga menimbulkan trust pada masyarakat kepada pemerintah,” ujarnya.

Gede berharap pelaksanaan KIP di Ditjen TP dapat terus ditingkatkan lagi dan sangat mendukung inovasi yang dilakukan oleh tim PPID Ditjen TP.

 

Kementan Dukung Penerapan Keterbukaan Informasi Publik dengan Pemenuhan Komitmen Bersama
Perbesar
(Foto:Dok.Kementerian Pertanian RI)

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menyebutkan kegiatan ini menjadi bukti komitmen kami selaku badan publik untuk menjadikan kementerian pertanian sebagai kementerian yang transparan dan akuntabel.

“Kami akan mendukung pelaksanaan KIP bukan hanya dari segi anggaran, tetapi juga untuk SDM nya seperti bimtek untuk para petugas PPID yang tersebar di 7 Unit Kerja lingkup Tanaman Pangan,” ujarnya.

Terkait fasilitas pendukung Suwandi menjelaskan telah menyiapkan perubahan yang cukup signifikan dalam pelayanan seperti rencana perubahan tampilan website yang lebih ramah terhadap pengguna yang buta warna, penyediaan leaflet informasi berhuruf braille untuk tuna netra dan jalur kedatangan dan kursi roda untuk penyandang disabilitas.

Semua ini dilakukan untuk kemudahan masyarakat saat berkunjung dalam memperoleh informasi.

“Ke depan juga kami akan perkuat informasi melalui media sosial seperti Facebook, Instagram dan Twitter sehingga jangkauan informasi baik pengetahuan dan kinerja dari Kementerian Pertanian khusus nya Ditjen TP dapat luas menyentuh semua kalangan masyarakat,” tuturnya.