Jadi Nasabah BTN, Akademisi Undip dan Unnes Bisa Dapat KPR Bunga Rendah

Oleh Liputan6.com pada 13 Jun 2021, 20:30 WIB
Diperbarui 13 Jun 2021, 20:30 WIB
20160722-ATM Bank BTN- Tax Amnesty-Jakarta- Angga Yuniar
Perbesar
Nasabah melakukan transaksi di ATM Bank BTN, Jakarta, Jumat (22/7). Bank BTN siap menampung dana repatriasi dari kebijakan penghapusan pajak (tax amnesty) yang mulai diberlakukan pemerintah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membidik akademisi untuk dijadikan nasabah baik tabungan maupun kredit. Kali ini,  Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) dibidik lewat model ekosistem akademi, bisnis, goverment, community dan media (ABGCM). 

Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan potensi Undip dan Unnes sangat besar untuk diberikan layanan perbankan. Bank BTN akan mengajak kerja sama Undip dan Unnes dengan berbagai transaksi perbankan mulai dari tabungan, deposito maupun giro.

"Kami mengajak jajaran Undip dan Unnes untuk bisa juga menggunakan jasa pelayanan perbankan Bank BTN karena banyak sekali memiliki layanan yang diberikan, selain KPR juga transaksi yang terkait pengelolaan dana dan lain-lain," kata Haru di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (11/6/2021).

Haru mengatakan Undip dan Unnes bisa memanfaatkan fasilitas tabungan BTN dan juga pembiayaan kredit perumahan bagi pegawai serta karyawan. Para nasabah BTN dari kalangan kampus ini bisa mendapatkan pembiayaan perumahan KPR dengan bunga murah.

"Dengan menjadi nasabah tabungan Bank BTN, akademisi Undip dan Unnes juga bisa menikmati layanan perbankan perseroan lainnya seperti KPR dengan bunga yang murah," terangnya.

Kerja sama serupa juga akan dilakukan dengan universitas atau perguruan tinggi lainnya di seluruh Indonesia. Jika hal ini bisa dilakukan dengan masif, dia optimistis dana ritel perseroan akan naik secara signifikan.

Adapun layanan perbankan yang bisa dinikmati akademisi Undip maupun Unnes antara lain, Tabungan BTN Batara, Tabungan BTN Prima, Tabungan BTN Juara, Tabungan Investasi, Payroll, giro, deposito, KPR BTN, Kring BTN, Cash Management System dan lain sebagainya.

Sampai 31 Maret 2021, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank BTN tumbuh 33,01 persen (yoy) menjadi Rp 294,91 triliun. Kenaikan DPK tersebut disumbang tumbuhnya penghimpunan giro 33,91 persen (yoy), tabungan 4,29 persen (yoy), dan deposito 41,44 persen (yoy).

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

CSR

Selain itu, Haru mengatakan Bank BTN memiliki kepedulian terhadap kemajuan perkembangan pendidikan di Indonesia. Untuk itu perseroan memberikan bantuan CSR kepada Undip dan Unnes untuk menunjang kegiatan kampus dalam pengembangan Laboratorium Terpadu dan Laboratorium Digital.

"Langkah yang dilakukan BTN saat ini merupakan bagian CSR yang kami anggap masuk prinsip ABGCM yakni sebuah ekosistem dari akademi, bisnis, goverment, community dan media. Jadi setiap kegiatan kita selalu memperhatikan unsur-unsur yang ada tersebut," terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Bank BTN memberikan bantuan CSR kepada Undip berupa Peralatan laboratorium seperti Fat Extraction Unit, Viscometer, Vacuum Dessicator, Chiller dengan Resirkulasi bertekanan hingga 1.3 bar, Analytic Balance + PARR Feature Key dan Spectrophotometer. Total bantuan CSR Bank BTN yang diserahkan kepada Undip tersebut mencapai Rp800 juta.

“Kami berharap bantuan CSR ini dapat membantu Laboratorium Undip untuk melakukan berbagai kegiatan penelitiannya,” ujar Haru.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait