3 Pembeda Kartu Prakerja Dibandingkan Program Pelatihan Pemerintah Lain

Oleh Liputan6.com pada 13 Jun 2021, 18:30 WIB
Diperbarui 13 Jun 2021, 18:30 WIB
Ilustrasi kartu prakerja. Prakerja.go.id
Perbesar
Ilustrasi kartu prakerja. Prakerja.go.id

Liputan6.com, Jakarta - Program Kartu Prakerja gelombang 17 telah menerima 44 ribu pendaftar. Program Kartu Prakerja ini semula untuk menambah ketrampilan kepada masyarakat yang belum memiliki pekerjaan. Namun, akibat pandemi Covid-19, terjadi perluasan pemanfaatan program yakni ditujukan juga bagi mereka yang kehilangan pekerjaan.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari menjelaskan, program Kartu Prakerja ini memiliki tiga perbedaan khusus dibandingkan program-program bantuan sosial dari pemerintah.

"Setidaknya tiga hal menjadi pembeda Program Kartu Prakerja dibandingkan program pelatihan Pemerintah yang sudah ada," kata Denni dalam keterangan persnya, Jakarta, Minggu (13/6/2021).

Pertama, konten pelatihan yang beragam, kekinian, praktis, dan relevan dengan dunia kerja. Jenis-jenis pelatihan yang disediakan ada yang pendek maupun panjang. Selain itu ada yang berupa webinar maupun self-paced video.

Kedua, adanya kebebasan memilih bagi peserta pelatihan. Dalam program ini terdapat lebih dari 1.500 pelatihan di ekosistem Kartu Prakerja. Berbagai pelatihan tersebut dapat dipilih dan dikombinasikan oleh para penerima Kartu Prakerja sesuai minat dan bakat masing-masing.

Ketiga, kompetisi antar Lembaga Pelatihan menghadirkan hasil yang positif dalam harga, kualitas dan layanan.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

179 Lembaga

Situs Kartu Prakerja.
Perbesar
Situs Kartu Prakerja.

Saat ini Denni menyebut ada 179 Lembaga Pelatihan dalam ekosistem Prakerja. Sehingga, kata Denni tak heran, dengan anggaran yang hanya Rp 1 juta untuk tiap penerima Kartu Prakerja, peserta bisa membelanjakan hingga 18 jenis pelatihan.

"Hal ini dikarenakan dana pelatihan murni dipakai untuk kursus daring, bukan untuk komponen lain seperti seragam, sepatu, tempat tinggal, makan, transportasi dan lain-lain," tutur Denni.

Pelatihan ini juga menurutnya Denni tetap efektif. Sebab peserta menjadi penentu utama keberhasilan dalam belajar lebih pada motivasi, niat dan konsentrasi yang bersangkutan. Cara ini dianggap lebih efektif ketimbang pelatihan yang dilakukan secara fisik.

"Mereka yang hadir secara fisik di kelas belum tentu belajar, karena bisa saja melamun, tidak konsentrasi, tidak mengulang atau mempraktikkan materi, atau tak memiliki komitmen penuh pada kelas yang diikutinya," kata dia.

Di masa pandemi Covid-19, Kartu Prakerja memutuskan menggelar pelatihan secara daring untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Pembelajaran secara daring memudahkan para peserta yang berasal dari daerah pelosok Indonesia. Sehingga peserta tidak harus datang ke ibu kota provinsi untuk belajar dan berlatih di lembaga-lembaga pelatihan.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Metode Efektif

Kartu Prakerja
Perbesar
Kartu Prakerja

Dia mengatakan belajar online menjadi solusi untuk menjangkau Indonesia dengan cepat dan murah. Terbukti, dengan metode daring ini, 514 kabupaten dan kota se-Indonesia terjangkau Program Kartu Prakerja.

"Ini juga bagian dari misi menyebarkan pemahaman bahwa kita bisa belajar kapanpun, di manapun dan dari siapapun, secara digital. Kuncinya ada pada kemauan kita untuk mencari ilmu dan belajar," ungkap Denni. Denni berpesan agar penerima Program Kartu Prakerja memiliki jiwa pembelajar sejati. Dia meminta agar peserta tidak menjalani pelatihan hanya untuk mendapatkan insentif sebesar Rp 2,4 juta.

"Program Kartu Prakerja jangan hanya dilihat dari insentifnya yang Rp 2,4 juta, tapi fokuslah pada ilmu, keterampilan dan pengetahuan yang bisa didapatkan, lalu praktikkan, kolaborasikan bersama dengan rekan-rekanmu. Insyaallah, akan ada keajaiban dan keberkahan," kata dia mengakhiri.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya