Link Net Raup Laba Rp 249 Miliar pada Kuartal I 2021

Oleh Liputan6.com pada 08 Jun 2021, 19:10 WIB
Diperbarui 08 Jun 2021, 21:17 WIB
(Foto: Ilustrasi laporan keuangan. Dok Unsplash/Lukas Blazek)
Perbesar
(Foto: Ilustrasi laporan keuangan. Dok Unsplash/Lukas Blazek)

Liputan6.com, Jakarta - Link Net memulai 2021 dengan membukukan pertumbuhan finansial yang kuat pada kuartal I 2021. Link Net membukukan laba bersih sebesar Rp 249 miliar pada kuartal I 2021, meningkat 26 persen dibandingkan dengan Rp 198 miliar pada kuartal I 2020.

Marjin laba bersih tercatat 23,3 persen pada kuartal I 2021 dibandingkan dengan 20,6 persen pada kuartal I 2020. Pendapatan per saham meningkat 30 persen pada kuartal I 2021 menjadi Rp 91 per lembar saham, dibandingkan dengan Rp 70 per lembar saham pada kuartal I 2020.

“Perseroan memulai tahun 2021 dengan membukukan pertumbuhan sebesar dua digit pada kuartal I 2021. Manajemen Link Net telah berhasil meningkatkan pendapatan dan mencapai efisiensi biaya," kata Presiden Direktur dan CEO Perseroan Marlo Budiman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (8/6/2021).

Perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp 624 miliar pada kuartal I 2021, meningkat 21,1 persen dibandingkan dengan Rp 516 miliar pada kuartal I 2020.

Marjin EBITDA tercatat pada 58,4 persen pada kuartal I 2021 dibandingkan dengan 53,8 persen pada kuartal I 2020. Pendapatan meningkat 11,4 persen menjadi Rp 1.069 miliar pada kuartal I 2021 dibandingkan Rp 959 miliar pada kuartal I 2020.

Walaupun pendapatan meningkat sebesar 11,4 persen, beban pokok pendapatan meningkat hanya 2,0 persen pada kuartal I 2021 menjadi Rp 215 miliar dibandingkan dengan Rp 211 miliar pada kuartal I 2020.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Proyek

Ilustrasi Laporan Keuangan
Perbesar
Ilustrasi Laporan Keuangan.Unsplash/Isaac Smith

Perseroan telah melanjutkan suksesnya dalam proyek migrasi. Proyek ini berjalan sesuai jadwal, memiliki dana yang cukup dan berada di bawah anggaran.

Hingga akhir Mei, Link Net telah menyelesaikan kurang lebih 1/3 dari keseluruhan proyek ini. Karena manajemen biaya yang efektif dan peningkatan efisiensi operasional, Perseroan menurunkan anggaran proyek ini menjadi Rp2,5 triliun dari Rp3 triliun.

"Proyek migrasi Link Net berjalan sesuai jadwal, memiliki dana yang cukup dan berada di bawah anggaran. Hingga akhir bulan Mei, Link Net berhasil menyelesaikan kurang lebih 1/3 dari keseluruhan proyek ini," kata dia.

"Tim migrasi Perseroan telah menunjukkan efisiensi dan hasilnya, Link Net merevisi anggaran CAPEX untuk proyek ini sebesar Rp500 miliar menjadi Rp2,5 triliun dari anggaran dasar sebesar Rp3 triliun. Hasil pencapaian yang memuaskan pada kuartal I 2021 merupakan hasil kerja keras dari tim manajemen saya dan semua karyawanLink Net. Saya sangat bangga akan performa tim saya pada kuartal I 2021 dan saya menantikan kesempatan lainnya untuk terus memberitahukan Anda tentang kesuksesan kami sepanjang tahun ini," lanjut dia.

Link Net menambahkan 49 ribu home passed ke dalam jaringannya pada kuartal I 2021, menjadikan total home passed sebanyak 2,729 juta home passed.

Perseroan menambahkan 20 ribu pelanggan baru pada kuartal I 2021, menjadikan jumlah pelanggan sebesar 859 ribu pelanggan. Pendapatan Rata-Rata per Pelanggan (ARPU) tercatat sebesar Rp 358 ribu pada kuartal I 2021.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓