Lahan Bendungan Pemasok Air Bersih Ibu Kota Negara Baru Mulai Dibebaskan

Oleh Liputan6.com pada 04 Jun 2021, 20:44 WIB
Diperbarui 04 Jun 2021, 20:44 WIB
Siswa SD
Perbesar
Sejumlah siswa mencari lokasi calon ibu kota baru pada peta saat kegiatan belajar bertema wawasan Nusantara di SDN Menteng 02, Jakarta, Selasa (27/8/2019). Kegiatan belajar wawasan Nusantara itu memberitahukan lokasi pemindahan ibu kota RI dari Jakarta ke Kalimantan Timur.(merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Penajam - Pemerintah terus mematangkan pembangunan ibu kota baru di Kalimantan. Kali ini, lahan untuk lokasi genangan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mulai dibebaskan.

Dari sini nantinya, kebutuhan air bersih ibu kota negara baru akan dipasok. "Kami pastikan pembebasan lahan genangan Bendungan Sepaku mulai dilakukan," ujar Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser utara, Nicko Herlambang seperti melansir Antara, di Penajam, Jumat (4/6/2021).

Sesuai rencana, ia menjelaskan, BWS (balai wilayah sungai) Kalimantan Timur akan membebaskan lahan mencapai 342 hektare untuk lokasi genangan bendungan tersebut.

Saat ini, sejumlah wilayah di Kecamatan Sepaku masuk dalam lokasi genangan bendungan yakni, Desa Tengin Baru, Sukomulyo dan Desa Argomulyo.

"Kami harapkan pembebasan lahan genangan bendungan itu dapat selesai pada tahun ini (2021), sehingga segera dilanjutkan dengan pembangunan fisik," kata Nicko Herlambang.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Dibiayai APBN

Pradesain istana negara di Ibu Kota Negara (IKN) baru. Instagram@jokowi
Perbesar
Pradesain istana negara di Ibu Kota Negara (IKN) baru. Instagram@jokowi

Sebelumnya, BWS Kalimantan Timur telah membebaskan 88 hektare lahan untuk lokasi pembangunan Bendungan Sepaku, yang dananya berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN.

Pembangunan Bendungan Sepaku seluas 430 hektare tersebut bertujuan untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang tinggal di ibu kota negara Indonesia yang baru.

Bendungan Sepaku juga bermanfaat untuk pengendalian banjir serta dijadikan daerah pariwisata waduk dan konversi DAS (daerah aliran sungai) Tengin Baru.

Bendungan yang dibangun di wilayah Kecamatan Sepaku tersebut memiliki daya tampung sekitar 11,6 juta kubik dengan debit air 2.400 liter per detik.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Ini

Lanjutkan Membaca ↓