Dukung MotoGP, Bypass Mandalika Rampung September 2021

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 02 Jun 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 02 Jun 2021, 11:00 WIB
Sirkuit Mandalika
Perbesar
Tampak progres pembangunan Sirkuit Mandalika, Lombok yang diplot untuk menggelar MotoGP Indonesia. Gambar ini diambil pada Januari 2021. (MGPA)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan jalan Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL)- Kawasan Pariwisata Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (1/6/2021) sore.

Pembangunan jalan pintas sepanjang 17,3 km tersebut akan meningkatkan jaringan jalan pada Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika-Lombok, sekaligus mendukung konektivitas sirkuit MotoGP yang juga dibangun di kawasan tersebut.

Dalam kunjungannya, Menteri Basuki mengatakan, pengecekan dilakukan untuk mengevaluasi dukungan infrastruktur perhelatan Kejuaraan Dunia Superbike yang rencananya diselenggarakan pada November 2021 dan MotoGP 2022.

"Disampaikan sesuai kontrak selesai Oktober 2021, saya minta tolong betul untuk dapat selesai lebih cepat sebelum Oktober. Saya kira September sudah bisa selesai," imbuh Menteri Basuki dalam keterangan tertulis, Rabu (2/6/2021).

Secara layout, menurut dia Bypass BIL-Mandalika sudah bagus dengan lebar 50 meter, 4 lajur yang dilengkapi trotoar dan median. Di beberapa titik juga dilengkapi jembatan, overpass, dan jembatan penyeberangan orang untuk memfasilitasi permukiman di sekitar.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mentatakan siap membantu menyelesaikan kendala-kendala dalam pembangunan Bypass BIL-Mandalika yang menjadi tugas dan tanggung jawab Pemprov NTB.

"Kalau ada yang dibutuhkan dari Pemda silakan, kami siap membantu," tutur Zulkieflimansyah.

 

3 Paket Pembangunan

Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia Hampir 50 Persen
Perbesar
Foto aerial perkembangan pembangunan Sirkuit Jalan Raya Mandalika yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kamis (14/1/2021). Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengabarkan perkembangan pembangunan Sirkuit sudah mencapai 42,98 persen. (foto dok MGPA)

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTB Reiza Setiawan menerangkan, pembangunan Jalan Bypass BIL– Mandalika terdiri dari 3 paket pekerjaan yakni Paket I sepanjang 4,3 km (STA 0+00-STA 4+30) dengan kontraktor PT Nindya Karya-Bumi Agung (KSO), progresnya hingga 30 Mei 2021 mencapai 63,91 persen.

Kemudian Paket 2 sepanjang 9,70 km (STA 4+30-STA 14+00) kontraktornya PT Adhi Karya-PT Metro Lestari Utama (KSO), dengan progres 55,21 persen. Paket 3 sepanjang 3,38 km (STA 14+00-STA 17+36), kontraktornya PT Yasa Patria Perkasa, dengan progres 46,74 persen.

"Keseluruhan paket rata-rata progresnya sudah mencapai 55,48 persen. Secara fungsional bulan Juli, tetapi untuk selesai semua September 2021," jelas Reiza Setiawan.

Pembangunan Bypass BIL–Mandalika bersumber dari APBN 2020-2021 sekitar Rp 814 miliar. Untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas juga dilengkapi overpass di 11 lokasi, 2 jembatan, dan 3 jembatan penyeberangan orang.

Konstruksi jalan tersebut akan mengurangi waktu tempuh Bandara International Lombok (BIL)-Mandalika dari semula sekitar setengah jam lewat jalan lama menjadi 15 menit. Kondisi jalan yang lama (eksisting) memutar sepanjang 23 km dan lebarnya hanya 7 meter sehingga dianggap masih kurang cukup.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓