Sukses

Bocoran Formasi CPNS 2021 Sejumlah Pemda Beredar di Internet, Hoaks?

Masyarakat dan para pencari kerja tengah menunggu kepastian terkait formasi resmi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Liputan6.com, Jakarta - Masyarakat dan para pencari kerja tengah menunggu kepastian terkait formasi resmi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Di sisi lain, bocoran formasi CPNS untuk sejumlah pemerintah daerah (pemda) ramai terpampang di media sosial, di antaranya Pemprov Jawa Timur, Pemkab Gresik, Pemkot Singkawang, hingga DKI Jakarta.

Namun, Plt Asisten Deputi Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian PANRB Katmoko Ari Sambodo mengingatkan, tiap instansi semustinya belum berhak mengumumkan bocoran formasi CPNS tahun ini.

"Kan belum ada pengumuman resmi. Nanti pada waktu pengumuman di masing-masing instansi akan diputuskan," ujar Katmoko kepada Liputan6.com, Jumat (21/5/2021).

Menurut dia, formasi CPNS 2021 nantinya akan diumumkan secara serentak lewat situs resmi masing-masing instansi.

"Kalau pengumuman resmi kan harus dari web yang resmi. Dari webnya masing-masing Pemda, bukan dari web-web yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," tutur Katmoko.

Kendati begitu, informasi terkait formasi CPNS di sebagian pemda seperti Pemprov DKI Jakarta sudah terlanjur banyak tersebar di ranah media sosial. Rincian formasi tersebut juga telah dikonfirmasi kebenarannya.

Katmoko pun membenarkan jika Kementerian PANRB telah memberikan penetapan formasi CPNS 2021 kepada setiap instansi. Namun, ia menekankan jika formasi final CPNS saat ini belum diputuskan.

"Kami memang menyerahkannya kepada Pemda DKI secara digital. Saya enggak tahu manajemen di Pemda DKI-nya seperti apa, apakah kemudian hal itu dipublikasikan atau gimana, itu bukan kewenangan kami," ungkapnya

"Tapi secara prinsip, pengumuman secara resmi itu harus dilihat di web yang resmi juga," tegas Katmoko.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Seleksi CPNS 2021 Dibuka Akhir Mei, Cek Kesiapan Formasinya

Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) rencana akan dibuka tak lama lagi yaitu pada akhir Mei 2021. Total 1.275.384 formasi dipersiapkan untuk bisa merekrut Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) baru.

Plt Asisten Deputi Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian PANRB, Katmoko Ari Sambodo, menyampaikan hampir semua instansi yang terlibat dalam perekrutan CPNS kali ini telah menyelesaikan penetapan formasinya.

"Formasinya sudah kami serahkan ke masing-masing instansi. Hampir sebagian besar sudah fix," ujar Katmoko kepada Liputan6.com, Jumat (21/5/2021).

Selanjutnya, dia mengatakan, masih ada banyak sekali hal yang harus dipersiapkan, baik oleh tim panitia seleksi nasional (Panselnas) maupun masing-masing instansi sebelum proses pendaftaran CPNS dimulai.

Termasuk persiapan untuk pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 yang akan menggunakan skema berbasis komputer atau Computer Assissted Test (CAT).

"Mereka harus mempersiapkan pengumuman, harus mempersiapkan pelaksanaannya nanti tes komputer seperti apa, koordinasi dengan BKN seperti apa. Banyak sih," ungkap Katmoko. 

3 dari 3 halaman

Total Kebutuhan CASN 2021

Sebagai informasi, total kebutuhan CASN 2021 sebanyak 1.275.384 formasi. Kebutuhan ini terdiri untuk pemerintah pusat 83.669 formasi, dan pemerintah daerah 1.191.718 formasi.

Adapun untuk kebutuhan pemerintah daerah terdiri dari PPPK guru sebanyak 1.002.616 formasi, PPPK non-guru sebanyak 70.008 formasi, dan CPNS 119.094 formasi.

Katmoko memastikan, sekitar 1,2 juta formasi CPNS dan PPPK tersebut akan dibuka untuk proses perekrutan tahun ini. Meskipun secara jadwal masih tentatif lantaran beberapa faktor, seperti kesiapan masing-masing instansi dan situasi pandemi Covid-19.

"Formasi enggak mungkin berubah. Tapi kalau tanggal, namanya tentatif kan bisa saja berubah," tukas Katmoko. 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.