Shopee Batasi Jual Barang Impor, Menteri Teten Girang

Oleh Liputan6.com pada 18 Mei 2021, 15:50 WIB
Diperbarui 18 Mei 2021, 15:50 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menetapkan 7 target Kementerian Koperasi dan UKM di tahun 2024.
Perbesar
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menetapkan 7 target Kementerian Koperasi dan UKM di tahun 2024.

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi langkah marketplace Shopee yang membatasi masuknya penjual cross border untuk 13 kategori produk ke pasar Indonesia. Kebijakan ini termasuk peninjauan kembali atas kebijakan logistik bagi produk lintas batas.

"Langkah Shopee membatasi akses penjual untuk 13 jenis produk dari luar negeri sudah tepat, kami berharap agar ini bisa diikuti oleh marketplace lainnya," katanya dalam konferensi pers virtual, Selasa (18/5/2021).

Mengingat, saat ini kualitas produk UMKM Indonesia sudah semakin baik dan tidak kalah dengan produk asing. Pembatasan akses tersebut diyakini akan membuat permintaan terhadap produk lokal semakin bergairah.

Terlebih, Pemerintah Jokowi terus menekankan pentingnya bagi seluruh masyarakat untuk membeli produk lokal dan UMKM. Dengan berbelanja produk lokal dan tidak tergantung pada asing maka upaya pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi bisa dilakukan dengan lebih baik dan lebih cepat.

Oleh karena itu, upaya pembatasan penjualan barang impor oleh Shopee ini harus didorong agar direplikasi oleh marketplace di tanah air sekaligus sebagai bentuk dukungan dan keberpihakan nyata kepada UMKM sebagai pelaku usaha utama atau mencapai 99 persen dari seluruh pelaku usaha di Indonesia.

"Proses identifikasi sampai saat ini masih terus berjalan termasuk untuk produk-produk yang potensi dibatasi untuk bisa masuk ke Indonesia," tekannya.

 

Dukung UMKM Lokal

Logo Shopee. Dok Shopee
Perbesar
Logo Shopee. Dok Shopee

Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Handhika Jahja mengatakan, kebijakan pelarangan penjualan barang impor tersebut merupakan bentuk dukungan dan kepedulian Shopee terhadap UMKM lokal.

"Bersama pemerintah, khususnya Kementerian Koperasi dan UKM, kami yakin kebijakan baru ini akan membuat UMKM lokal semakin berkembang. Tidak berhenti di situ, kami juga siap membawa UMKM Indonesia menembus pasar ekspor melalui program yang kami jalankan saat ini," ungkapnya. Seperti diketahui Shopee telah menjalankan program yang membantu mewujudkan UMKM Go Ekspor. Bersama KemenkopUKM dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Shopee menargetkan 500 ribu UMKM Go Ekspor.

"Dengan kombinasi program ekspor dan perlindungan UMKM ini, Shopee yakin akan membawa dampak yang baik terhadap pertumbuhan UMKM di dalam negeri," paparnya.

Untuk itu, Shopee Indonesia berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan serta keberlangsungan bisnis para pelaku UMKM di Indonesia dengan memberikan sorotan khusus melalui inisiatif dan inovasi yang dihadirkan sejak awal Shopee berdiri.

"Shopee menghadirkan rangkaian program edukasi dan pendampingan bersama dengan beberapa kementerian dan lembaga pemerintahan melalui Kampus Shopee, serta memasarkan produk UMKM melalui kanal khusus produk lokal Kreasi Nusantara,” katanya.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓