Top 3: Syarat Pendaftaran CPNS 2021

Oleh Andina Librianty pada 18 Mei 2021, 06:30 WIB
Diperbarui 18 Mei 2021, 06:30 WIB
Seleksi kompetensi bidang CPNS
Perbesar
Peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) menunggu dimulainya Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil Kemenkumham di Gedung Kepegawaian Negara, Jakarta, Rabu (2/9/2020). Pelaksanaan SKB CPNS yang diikuti 829 peserta itu menerapkan protokol kesehatan. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 akan dibuka pada 31 Mei 2021. Proses pendaftaran CPNS 2021 ini akan dilakukan beriringan dengan beriringan dengan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Usai pendaftaran, proses seleksi CPNS dan PPPK akan berlangsung mulai Juli hingga Oktober 2021. Sementara pengumumannya akan disampaikan pada November 2021. Hal ini disampaikan oleh Plt Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB, Teguh Widjanarko.

Proses pendaftaran akan dilakukan melalui Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) BKN.  Hal ini dilaksanakan dengan pertimbangan animo peserta yang begitu banyak di tahun lalu.

Artikel mengenai pendaftaran CPNS ini paling banyak dibaca. Selain itu, ada beberapa artikel lain yang tidak kalah menarik.

Berikut daftar 3 artikel paling banyak di baca di kanal Bisnis Liputan6.com, Selasa (18/5/2021):

1. Pendaftaran CPNS 2021 Dibuka 31 Mei, Perhatikan Lagi Syaratnya

Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 akan dibuka pada 31 Mei 2021. Proses pendaftaran CPNS 2021 ini akan dilakukan beriringan dengan beriringan dengan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Usai pendaftaran, proses seleksi CPNS dan PPPK akan berlangsung mulai Juli hingga Oktober 2021. Sementara pengumumannya akan disampaikan pada November 2021. Hal ini disampaikan oleh Plt Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB, Teguh Widjanarko. Proses pendaftaran akan dilakukan melalui Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) BKN.  Hal ini dilaksanakan dengan pertimbangan animo peserta yang begitu banyak di tahun lalu.

"Seleksinya bulan Juli sampai Oktober karena banyak sekali, tahun lalu ada 4 juta pelamar. Proses seleksinya juga cukup lama," ujar Teguh.

Terkait dengan lokasi seleksinya, Kementerian PANRB bersama BKN masih belum menentukan lokasi seleksi CPNS dan PPPK di tahun ini.

Baca artikel selengkapnya di sini

2 dari 4 halaman

2. Kartu Prakerja Gelombang 17 Segera Dibuka, Pantau di Sini

Ilustrasi Program Kartu Prakerja. Dok prakerja.go.id
Perbesar
Ilustrasi Program Kartu Prakerja. Dok prakerja.go.id

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja telah mencabut sebanyak 44 ribu peserta program Kartu Prakerja dari gelombang 12 hingga 16. Lantaran mereka tidak melakukan pembelian pelatihan pertama.

“Saat ini ada sekitar 44 ribu kepesertaan yang dicabut dari gelombang 12-16,” kata  Head of Communications Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, kepada Liputan6.com, Senin (17/5/2021).

Padahal PMO selalu mengingatkan para peserta melalui website resmi Kartu Prakerja dan media sosial Instagram @prakerja.go.id terkait batas pembelian pelatihan pertama. Namun tetap saja banyak peserta yang tidak membeli pelatihan.

Untuk pelatihan gelombang 16 saja, PMO menutup pembelian pelatihan pertama pada tanggal  29 April 2021. Jika peserta tetap tidak membeli pelatihan tersebut mau tidak mau akan dicabut kepesertaannya secara otomatis.

Baca artikel selengkapnya di sini

3 dari 4 halaman

3. Dimulai Hari Ini, 22.500 Perusahaan Siap Ikut Vaksinasi Gotong Royong

Vaksinasi COVID-19 Kepada Pelaku UMKM
Perbesar
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pelaku UMKM di Jakarta, Kamis (1/4/2021). Vaksin diberikan kepada 1.500 pelaku UMKM dan target kanvaksinasi bagi pelaku UMKM di DKI Jakarta mencapai 250.000. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Pemerintah telah menetapkan program vaksinasi gotong royong akan mulai dilaksanakan pada Senin 17 Mei 2021. Harga vaksin per dosis dan tarif pelayanan oleh fasilitas kesehatan juga telah ditetapkan.

Program vaksinasi gotong royong ini akan dilaksanakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Sejauh ini sebanyak 22.500 perusahaan menyatakan sudah siap mengikuti vaksinasi tersebut.

"Sampai saat ini sudah sampai tahap tiga pendaftaran ada 22.500 perusahaan mendaftar. Rencana peluncuran minggu ini secara bertahap," kata Shinta saat dihubungi Liputan6.com pada Senin (17/5/2021).

Kementerian Kesehatan telah menetapkan harga dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi Covid-19. Vaksin yang digunakan adalah produksi Sinopharm.

Baca artikel selengkapnya di sini

4 dari 4 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓